Berita Palembang
Ratu Dewa Imbau Warga untuk Waspada Air Pasang Sungai Bisa Mencapai 3,7 Meter
Walikota Palembang Ratu Dewa mengimbau warga, khususnya yang berada di sekitaran Sungai Musi Palembang, untuk mewaspadai air pasang.
Penulis: Arief Basuki | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengimbau warga untuk selalu waspada terkait kondisi hujan dan air pasang Sungai Musi
- Menurut Ratu Dewa, kondisi pasang surut ambang luar Muara Sungai Musi bisa mencapai 3,4 hingga 3,7 meter
- Antisipasi banjir, Wali Kota telah memerintahkan dinas terkait untuk memeriksa dan menelusuri kondisi aliran air, anak sungai dan drainase dan langsung membersihkannya jika terjadi endapan atau penyempitan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Walikota Palembang Ratu Dewa mengimbau kepada warga, khususnya yang berada disekitaran Sungai Musi Palembang, untuk mewaspadai air pasang disaat musim penghujan sekarang.
Apalagi berdasarkan prakiraan data yang ada, pasang surut Muara Sungai Musi bisa mencapai maksimum 3,4 meter hingga 3,-7 meter.
"Berdasarkan prakiraan data Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL dari Prakirawan Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, pasang surut Muara Sungai Musi setinggi maksimum yakni 3,7 meter," kata Ratu Dewa, Kamis (11/12/2025).
Maka dari itu, orang nomor satu di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) itu mengimbau warga Kota Palembang untuk mewaspadai terkait cuaca hujan dan debit air pasang Sungai Musi Kota Palembang, berdasarkan data dari BMKG tersebut.
Dijelaskan Dewa, jajarannya terus berupaya dalam meminimalisir banjir atau genangan air, di saat intensitas hujan yang semakin tinggi saat ini karena bencana Hidrometeorolgi.
“Saya sudah meminta Dinas PUPR dan BPBD Kota Palembang, untuk menelusuri drainase hingga kita tahu pembuangan air ini jatuhnya ke mana, dan juga langsung kita cek Dinas PUPR yang sedang bekerja agar warga sini tidak lagi kebanjiran," tandasnya.
Dewa juga menerangkan, pentingnya penataan anak sungai dan drainase kota.
Menurutnya, hasil kunjungan ke beberapa titik menunjukkan adanya sedimentasi tanah yang cukup tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan genangan.
"Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk membagi penanganan per zona. Jika terjadi genangan air saat hujan deras dan air pasang naik, pompanisasi portable harus segera difungsikan. Jangan sampai ada penyumbatan aliran air akibat sedimentasi maupun penyempitan sungai," tandasnya.
Dilanjutkan Dewa, prioritas utama saat ini adalah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung yang meliputi Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur III, dan Kemuning.
"Dalam waktu dekat, Pemkot Palembang akan melakukan beberapa perbaikan, termasuk pelebaran drainase di kawasan tersebut," pungkasnya.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Bid Propam Polda Sumatera Selatan Gelar Operasi Gaktiblin di Pintu Masuk Mapolda Sumsel
| Atasi Banjir Palembang, Peneliti Unsri Sarankan Pemkot Adopsi Teknologi IoT dan Digitalisasi |
|
|---|
| Ada Pejabat Pemkot Palembang Dikritik Soal Banjir di Medsos, Wali Kota Ratu Dewa Sebut Kalimat Ini |
|
|---|
| Libur May Day, KAI Divre III Palembang Siapkan 14.064 Tempat Duduk |
|
|---|
| Polisi Siapkan 750 Personel Kawal Aksi Hari Buruh 2026 di Palembang |
|
|---|
| Sumsel Lepas Ekspor Perdana Produk Turunan Kelapa hingga Kerupuk senilai Rp1,6 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ratu-Dewa-Wako-Palembang-1.jpg)