Berita Palembang

WALHI Sumsel Desak Pemerintah Segera Lakukan Ini, Pasca Bencana Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar

Direktur WALHI Sumsel, Yuliusman MH, menilai bencana ekologis ini merupakan akibat kerusakan sumber daya alam akibat praktik pembangunan eksploitatif

Tayang:
Penulis: Hartati | Editor: Welly Hadinata
ISTIMEWA
Walhi : WALHI Sumsel Desak Pemerintah Segara Lakukan Ini, Pasca Bencana Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar 
Ringkasan Berita:
  • Banjir di Aceh, Sumut, Sumbar, dan Sumsel disebut bencana ekologis akibat kerusakan sumber daya alam.
  • WALHI minta pemerintah meningkatkan antisipasi dan kesiapsiagaan di wilayah rawan banjir dan longsor.
  • Desakan dilakukan untuk menghentikan penambangan batu bara, membuka lahan gambut, dan merehabilitasi DAS.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumsel menyatakan duka atas banjir yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Direktur WALHI Sumsel, Yuliusman MH, menilai bencana ekologis ini merupakan akibat kerusakan sumber daya alam akibat praktik pembangunan eksploitatif.

Menurut Yuliusman, kondisi serupa juga sering terjadi di Sumsel, seperti di Musi Rawas, Muara Enim, Lahat, Musi Banyuasin, Pagaralam, Banyuasin, OKU, dan Palembang.

Ia menekankan pentingnya tindakan antisipatif dan kesiapsiagaan pemerintah di wilayah rawan banjir dan longsor.

Selain itu, WALHI mendesak pemerintah untuk menghentikan penambangan batu bara, pembukaan lahan gambut, serta merehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang rusak agar aliran air kembali lancar dan bencana dapat diminimalisir.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved