Perampokan di 15 Ilir Palembang
Duka Korban Perampokan 15 Ilir Palembang, Kehilangan Sosok Kompas Kehidupan, Tinggalkan Anak Kecil
Setelah perampokan yang menewaskan Darma Kusuma (Darma), keluarga mengungkap duka saat pemakaman.
Ibadah pemakaman diwarnai lantunan lagu-lagu rohani yang dibawakan oleh paduan suara gereja, menambah kekhidmatan sekaligus rasa pedih.
Puncak keharuan terjadi ketika peti jenazah diturunkan ke liang lahat.
Adik mendiang Darma, Sakinnaka Vagga, menjadi perwakilan keluarga untuk menyampaikan sambutan.
Dengan suara bergetar dan wajah yang tampak lemas menahan tangis, ia mencoba menguatkan hati keluarga yang hadir.
Sementara itu, salah satu keponakan almarhum, Rio, tampak memegang erat foto Darma semasa hidupnya.
"Terima kasih untuk semuanya dari awal sampai akhir. Kami semua berduka, tidak ada firasat atau apa pun yang bakal terjadi. Bagai mimpi, tapi ini nyata," ujar Sakinnaka, membuka sambutannya.
Ia mengungkapkan betapa sulitnya keluarga menerima kenyataan pahit ini.
Kepergian Darma meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi istri yang kini kehilangan suami, anak-anak yang kehilangan ayah, serta orangtua yang harus merelakan anak dan menantu.
"Ipar saya kehilangan suami, anak kehilangan ayah. Orangtua juga kehilangan anak menantu," katanya lirih.
Sakinnaka Vagga juga menuturkan banyaknya kesaksian dari para pelayat yang datang mengenai sosok Darma.
Almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang murah hati dan suka menolong.
"Dari sebelum peti datang, sepanjang semua orang bilang begitu. 'Koko kamu baik loh,' 'dia yang bantu mama saya, kakak saya'. Banyak yang bilang begitu," tuturnya, mengulang ucapan-ucapan penghiburan yang ia terima.
Prosesi diakhiri dengan penghormatan terakhir, di mana keluarga dan pelayat secara bergantian menaburkan bunga di atas pusara Darma Kusuma.
Kasus Perampokan
Berikut ini kronologi perampokan Toko Kerupuk di 15 Ilir Palembang, yang menyebabkan pasangan suami istri menjadi korban.
Kejadian tersebut terjadi di sebuah ruko Toko Kerupuk Suwandi di jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Palembang.
Atas perampokan yang terjadi, suami yang bernama Dharma Kusuma (52) tewas.
Perampokan di 15 Ilir Palembang
Toko Kerupuk di 15 Ilir
Toko Kerupuk Suwandi
Perampokan Toko Kerupuk di 15 Ilir Palembang
Darma Kusuma
Yeni Suwandi
| Tak Menyesal Bunuh Bos Kerupuk di 15 Ilir Palembang, Dian Akui Butuh Uang Hidupi Pacarnya yang Janda |
|
|---|
| Pengakuan Pembunuh Bos Kerupuk 15 Ilir Palembang, Sempat Telpon Pacar dan Tidur di Masjid Saat Kabur |
|
|---|
| Identitas Dian Satria Pembunuh Bos Toko Kerupuk 15 Ilir Palembang, Pernah Viral Tusuk Siswa SMP |
|
|---|
| Pembunuh Bos Kerupuk 15 Ilir Palembang Terancam Penjara Seumur Hidup, Dian Ngaku Tak Menyesal |
|
|---|
| Sosok Ipda Popay, Polisi Viral Tangkap Pembunuh Bos Toko Kerupuk 15 Ilir Palembang di Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pemakaman-darma.jpg)