Sopir Ditikam di Macan Lindungan

Pengendara Takut Lewat Simpang Macan Lindungan Palembang Imbas Sopir Ditikam, Minta Polisi Patroli

Kepada Sripoku.com, Tiwi mengaku setiap hari harus melewati jalan tersebut karena rutenya paling dekat.

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
SOPIR MEREGANG NYAWA - Korban pemalakan meregang nyawa, korban seorang sopir yakni Al Kodirin (44), warga Simpang Tulung Itik II Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, setelah menjadi korban penusukan yang dilakukan salah satu dari 4 pelaku di macan Lindungan, Senin (24/11/2025), malam. Pengendara Ungkap Kekhawatiran Buntut Kasus Sopir Ditikam di Macan Lindungan, Minta Polisi Patroli 

Ringkasan Berita:
  1. Tiwi mengaku takut melintasi jalan tersebut, terutama setelah mendengar insiden pemalakan yang menewaskan sopir truk di area lampu merah yang kerap ia lewati setiap hari.
  2. Meski merasa cemas, ia tetap memilih melewati Jalan Macan Lindungan karena jarak tempuh lebih dekat dibanding rute alternatif yang dinilai terlalu jauh.
  3. Tiwi berharap pemerintah dan aparat kepolisian meningkatkan patroli serta penjagaan malam hari, mengingat aksi kejahatan di lokasi tersebut sudah sering terjadi.

SRIPOKU.COM - Tiwi (29), pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi jalan Macan Lindungan untuk bekerja mengungkapkan kekhawatirannya.

Terlebih setelah mendengar kejadian pemalakan hingga menyebabkan sopir truk meninggal dunia di jalan Letjen Alamsyah Ratu Perwiranegara Keamatan IB I, Palembang, atau Macan Lindungan.

Kepada Sripoku.com, Tiwi mengaku setiap hari harus melewati jalan tersebut karena jalan tempuhnya paling dekat dengan kantor dan rumah.

Ia juga kerap terkena lampu merah yang menjadi TKP kejadian sopir truk ditikam.

Menurutnya selama ini memang banyak sekali remaja-remaja tanggung yang berada di sisi jalan tersebut.

"Saya takut sebenarnya lewat sana, tapi itu rute tercepat.

Kalau mau muter dari arah SMA 10, kejauhan," jelas kepada Sripoku.com Selasa (25/11/2025).

Ia turut mendesak pemerintah agar bersikap tegas dalam menanggapi kasus ini.

Terlebih pihak kepolisian yang seharusnya berjaga atau patroli di sana sampai malam.

"Harusnya memang ada yang jaga dan patroli. Apalagi kejadian pemalakan di Jalan Macan Lindungan ini bukan sekali dua kali," harapnya.

OLAH TKP - Polisi mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP kejadian penusukan seorang sopir truk asal Lampung Tengah, saat melintas di Simpang Macan Lindungan, Senin (24/11/2025) malam.
OLAH TKP - Polisi mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP kejadian penusukan seorang sopir truk asal Lampung Tengah, saat melintas di Simpang Macan Lindungan, Senin (24/11/2025) malam. (Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra)

Baca juga: 4 Pemalak Macan Lindungan Palembang yang Bunuh Sopir Truk Dibikin tak Tenang, Melawan Tindak Tegas!

Sebelumnya, aksi pelaku pemalakan di Jalan Letjen Alamsyah Ratu Perwiranegara Keamatan IB I, Palembang tepatnya Simpang Macan Lindungan kembali terjadi, Senin (24/11/2024), sekitar pukul 19.00. 

Akibat peristiwa ini, kali ini menelan korban jiwa, korban seroang sopir yakni Al Kodirin (44), warga Simpang Tulung Itik II Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, setelah menjadi korban penusukan yang dilakukan salah satu dari 4 pelaku. 

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, peristiwa ini terjadi berawa pada saksi yakni Husaini (36) bersama korban melintas dari arah Musi 2 Menuju Soekarno Hatta. Pada saat itu Husaini bersama korban terjebak Macet di Lampu Merah Simpang 5 Macan Lindungan

"Terjebak macet pak awalnya di lokasi tersebut ," katanya Husaini kepada petugas.

Lalu, saat sedang macet tiba-tiba husaini bersama korban didatangi 4 orang laki-laki yang tidak dikena dan  kemudian 4 orang laki-laki tersebut menghampiri Husaini dan korban yang saat itu posisi korban berada di sebelah kanan (sopir).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved