Berita Palembang

Aktivitas Warga Kemuning Palembang Lumpuh Akibat Listrik Padam Berjam-jam, PLN Minta Maaf

Listrik dilaporkan padam sejak sekitar pukul 09.30 WIB menyebabkan sejumlah aktivitas masyarakat terhambat

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
handout
PADAM-Sejumlah warga di kawasan Kecamatan Kemuning, Palembang, mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama pada Sabtu (4/10/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sejumlah warga di kawasan Kecamatan Kemuning, Palembang, mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama pada Sabtu (4/10/2025).

Listrik dilaporkan padam sejak sekitar pukul 09.30 WIB menyebabkan sejumlah aktivitas masyarakat terhambat, bahkan terhenti total.

Keluhan keras datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelayanan publik hingga kegiatan rumah tangga.

Emi, seorang bidan di kawasan Kemuning, mengungkapkan bahwa jadwal vaksinasi yang sudah diagendakan terpaksa dibatalkan.

Listrik padam berdampak langsung pada operasional klinik dan pendinginan vaksin.

"Gegara listrik padam, vaksinasi kita tunda dahulu. Karena sangat berpengaruh," kata Emi.

Ia berharap listrik segera pulih karena peralatan modern sangat bergantung pada pasokan daya.

Kekesalan serupa dirasakan oleh Fuji, seorang ibu rumah tangga. Pemadaman listrik melumpuhkan rutinitas hariannya.

"Kita tidak bisa memasak nasi dan mencuci pakaian, karena semuanya pakai listrik," gerutunya.

Akibatnya, ia terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli makanan matang di luar, sebab waktu pemulihan listrik belum jelas.

"Bagaimana lagi, jadi harus beli makanan jadi di luar, karena mau menunggu listrik menyala kita tidak tahu," jelasnya.

 Menanggapi pemadaman listrik yang cukup lama, General Manager Unit Induk Distribusi PT PLN Area Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB), Adhi Herlambang, menyampaikan permohonan maaf.

Ia menjelaskan bahwa pemadaman di kawasan Sekip Ujung, Kecamatan Kemuning, disebabkan oleh masalah teknis dan perbaikan yang sedang dilakukan tim di lapangan.

"Ada gangguan di Penyulang Ducati, gangguan GFR Instant, sudah dicoba 1x oleh tim kami masih gagal. Beban setelah PBS Sukatani sudah dimanuver ke Penyupang Beo. Untuk segmen gangguan di pangkal, berupa pekerjaan perbaikan konstruksi dan ROW (Right of Way). Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," jelas Adhi Herlambang.

Adhi menambahkan bahwa sebagian wilayah Kemuning juga terdampak karena suplai listrik yang ada sebagian disuplai dari jaringan listrik Parkit yang saat ini sedang dalam masa pemeliharaan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved