Harga Emas di Palembang

Awal Pekan di Palembang, Harga Emas Perhiasan Stabil, Emas Murni Menguat Tipis

Pada Senin (29/9/2025), harga emas perhiasan cenderung stabil dan tidak berubah signifikan dibandingkan akhir pekan lalu

Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
Tribunsumsel.com/Hartati
HARGA EMAS - Di Toko Emas Makmur Jaya Terminal Perumnas Sako, emas perhiasan dengan kadar 92 persen atau 22 karat (berat 6,7 gram per suku) dijual seharga Rp 12 juta per suku, Senin (29/9/2025) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Memasuki awal pekan, dinamika harga emas di Palembang menunjukkan tren yang berbeda antara emas perhiasan dan emas murni (logam mulia).

Pada Senin (29/9/2025), harga emas perhiasan cenderung stabil dan tidak berubah signifikan dibandingkan akhir pekan lalu, sementara emas murni mengalami sedikit kenaikan harga.

Tren ini memberikan gambaran yang jelas bagi para investor dan konsumen di ibu kota Sumatera Selatan mengenai kondisi pasar logam mulia saat ini.

Untuk jenis emas perhiasan, harga terpantau sama seperti yang berlaku sejak Rabu (24/9/2025) pekan lalu. Stabilitas ini terlihat jelas di sejumlah toko emas di Palembang.

Di Toko Emas Makmur Jaya Terminal Perumnas Sako, emas perhiasan dengan kadar 92 persen atau 22 karat (berat 6,7 gram per suku) dijual seharga Rp 12 juta per suku.

Jika dihitung per gram, harga ini bertahan di level Rp 1.791.000 per gram, yang sudah termasuk biaya pembuatan perhiasan.

Stabilitas harga juga terlihat di Toko Emas Laris Pasar 16 Ilir. Harga jualnya hanya sedikit bervariasi tergantung jenis perhiasan:

Emas perhiasan jenis cincin dibanderol Rp 12.050.000 per suku.

Emas perhiasan jenis gelang dan kalung dijual Rp 12.000.000 per suku.
 
Berbeda dengan emas perhiasan, harga emas murni atau logam mulia dari berbagai brand mengalami kenaikan tipis pada awal pekan ini.

Harga jual (beli) dan harga beli kembali (buy back) dari Antam dan Galeri 24 kompak naik sebesar Rp 7.000 per gram dibandingkan harga akhir pekan lalu.

Kenaikan harga emas murni ini menunjukkan adanya penguatan momentum beli di pasar komoditas.

Meski kenaikannya terbilang kecil, yakni Rp 7.000 per gram, pergerakan ini menjadi indikasi bahwa emas murni masih menjadi instrumen investasi yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Bagi masyarakat Palembang, pergerakan harga ini menegaskan bahwa emas perhiasan lebih cocok untuk tujuan konsumsi karena harganya stabil, sementara emas murni lebih responsif terhadap fluktuasi pasar global.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved