Berita Bisnis

Harga Perak Ikut Terkerek Naik Dampak Lonjakan Harga Emas

Kenaikan harga emas dunia saat ini ikut mempengaruihi harga perak, baik perak perhiasan, perak murni maupun perak batangan.

Penulis: Hartati | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Hartati
PERAK - Perhiasan perak yang dijual di toko Gemintang silver. Harga emas naik membuat harga perak ikut terkerek naik. 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas dunia Naik berdampak pada harga perak yang ikut naik
  • Meski naik, harga perak dinilai tidak akan setajam naiknya harga emas
  • Saat ini harga perak batangan di Butik Antam dibanderol Rp 32.000.000 per 500 gram dengan PPN 11 persen menjadi Rp 36.408.000.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Naiknya harga emas saat ini berdampak pada harga perak yang ikut terkerek, baik perak murni batangan maupun perak perhiasan.

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Profesor Sri Rahayu, mengatakan kenaikan harga emas dunia juga berpotensi berdampak pada kenaikan harga perak.

Menurutnya, emas dan perak merupakan dua jenis logam mulia yang saling berkaitan.

Jika salah satu mengalami kenaikan, maka akan turut memengaruhi harga logam mulia lainnya.

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga perak tidak akan melejit setinggi emas. Hal ini karena perak merupakan logam mulia yang nilainya memang tidak pernah lebih tinggi dibanding emas.

"Umumnya, perak lebih banyak disimpan dalam bentuk perhiasan atau dilebur sebagai campuran emas dan logam lainnya," kata Sri Rahayu menjawab pertanyaan Tribunsumsel.com, Senin (16/1/2026).

Sri mengatakan penyimpanan perak murni dalam bentuk batangan juga tidak terlalu familiar di masyarakat seperti halnya emas batangan.

Namun begitu, kenaikan harga emas tetap akan memberikan pengaruh terhadap harga perak.

Sementara itu, Dian, pemilik toko perhiasan Gemintang Silver, mengakui bahwa kenaikan harga emas saat ini turut mendorong naiknya harga perak.

Ia mengatakan, harga perak terus mengalami kenaikan setiap hari seiring dengan naiknya harga emas dunia.

“Di akhir tahun lalu, harga perak masih sekitar Rp30 ribu per gram. Namun saat ini sudah berada di atas Rp50 ribu per gram dan terus bergerak mengikuti kenaikan harga emas,” ujarnya.

Dian mengaku cukup bingung dalam menentukan harga jual perak ke depan. Pasalnya, meskipun harga perak ikut naik, namun kenaikannya tidak bisa signifikan seperti emas karena kondisi pasar dan daya beli masyarakat yang berbeda.

Ia menjelaskan, perak di tokonya umumnya dijual per gram. Namun, untuk perhiasan tertentu, ada juga yang dijual dalam bentuk satuan tanpa perhitungan gram, melainkan harga per satuan barang yang sudah termasuk upah.

Setiap pembelian perhiasan perak disertai surat perhiasan dan dapat dijual kembali ke toko yang sama dengan potongan biaya upah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved