Breaking News

Kebakaran di Palembang

Korek Api Dimainkan Bocah 6 Tahun, 4 Rumah di Siring Agung Palembang Terbakar

MAZ bocah berusia 6 tahun buru-buru lari ke lantai bawah untuk mengadu ke sang ibu, bahwa api sudah membakar bagian rumah

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Rachmad Kurniawan Putra
Kebakaran terjadi di Jalan Sei Itam Lorong Famili 1 Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sabtu (24/8/2024) sekira pukul 15:30 WIB sore. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - MAZ bocah berusia 6 tahun buru-buru lari ke lantai bawah untuk mengadu ke sang ibu, bahwa api sudah membakar bagian rumah di lantai atas, Sabtu (24/8/2024) sore. 

Rumah di  Jalan Sei Itam Lorong Famili 1 Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang itu dilalap api. 

Tiga unit rumah tetangga lainnya juga terkena imbas ikut terbakar akibat musibah tersebut. 

Ternyata kebakaran itu disebabkan oleh korek api yang dimainkan oleh MAZ bocah berusia 6 tahun. 

Sehingga rumah dua lantai milik Jafri terbakar. 

Api  membakar bantal kemudian menyambar ke kasur, sehingga merembet ke seluruh ruangan yang ada di lantai dua rumah tersebut.

Menurut Raihan, Ketua RT 07 mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi dikarenakan anak dari penghuni rumah yang masih berumur 6 tahun inisial MAZ bermain korek api.

"Ada warga yang lihat dia main korek, posisi si anak ini ada di lantai dua rumahnya. Api menyambar ke kasur dan merembet ke bagian rumah. Mungkin itu korek milik kakeknya, " kata Raihan saat dijumpai.

Ketika api mulai menyala dan membakar lantai atas, selanjutnya anak tersebut lari dan mengadu ke ibunya yakni Ilawati (48) yang ada si lantai bawah sedang mencuci.

"Dia turun dan ngadu ke emaknya yang ada di rumah, kemudian dia anaknya dan pak Jafri keluar. Warga lari semua kesini, itulah tadi warga banyak yang datang bantu padamkan api dan pindahkan barang-barang," katanya.

Selain rumah milik Jafri, api turut menyambar ke plafon dan atap tiga rumah lainnya, sehingga membuat dampak kebakaran meluas ke tiga rumah lainnya.

"Ada tiga rumah lain yang terdampak kena atap dan dindingnya, yang parah cuma rumah pak Jafri," katanya. 

Api baru bisa dipadamkan setelah lima unit mobil pemadam kebakaran terjun ke lokasi, selama kurang lebih 45 menit. 

"Baru padam sekitar jam setengah 5 lebih tadi," katanya.
 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved