3 Alat Sunat Anak Zaman Old Nomor 2 Bikin Ngilu
api tahukah kalian, sebenarnya perkembangan teknologi sudah membantu kalian untuk tidak usah merasakan sunat sesakit yang dialami cowok zaman old?
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM -- Momen sunat atau khitan paling mengerikan bagi sebagian anak laki laki.
Baru melihat jarum saja, air mata sudah jatuh dan suara teriakan begitu kencang terdengar.
Yang bikin tambah sakit, melihat orang orang terdekat, bukan bantuin malah ikut membekap tubuh kita kuat kuat, supaya tak lari.
Tapi tahukah kalian, sebenarnya perkembangan teknologi sudah membantu kalian untuk tidak usah merasakan sunat sesakit yang dialami cowok zaman old?
1 Sunat Gunakan Bambu
Membayangkan ‘adek’mu diiris pisau bedah saja ngilu, apalagi kalau pakai bambu? Di era 1980an, sunat menggunakan alat tradisional sembilu ini dinamakan sunat dorsumsisi.
Proses biusnya juga dengan berendam air dingin, lalu si anak akan berbaring dan dipegangi erat-erat.
Kulup pada penis kemudian ditarik dan ditandai untuk menunjukkan seberapa yang akan dipotong.
Setelah itu kulup ditarik kembali ke depan hingga si anak berteriak, kemudian mulailah proses penyembelihan.
Si anak kemudian akan menangis meronta-ronta karena kesakitan. Pada saat inilah orang-orang disekitarnya harus dipegangi erat-erat.
2 Sunat Pakai Batok Kelapa
Sembilu nyatanya bukan satu-satunya alat yang digunakan buat memotong si ‘adek’.
Ada juga yang menggunakan batok kelapa kering yang diasah juga hingga sangat tajam.
Tidak kalah sakitnya deh pasti. Rata-rata prosesnya bahkan tidak juga pakai bius-biusan.
Hanya berendam air dingin biar kebal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bambu_20171226_192659.jpg)