Kerukunan Agama di Sumsel Sudah Harga Mati

Tayang:
zoom-inlihat foto Kerukunan Agama di Sumsel Sudah Harga Mati

H Ikhwanuddin

SRIPO/HUSIN

PALEMBANG, SRIPOKU.COM - Berdasarkan hasil sensus terkini, warga Sumsel saat ini berjumlah 1,7 juta jiwa dengan keanekaragaman suku, bahasa, budaya dan agama hingga tetap bersatu dan rukun dalam kebersamaan.  Untuk itulah, kerukunan sudah harga mati dan tidak bisa diubah-ubah sedikit pun.

Kepala Kesbangpol-Linmas Sumsel H Ikhwanuddin didampingi Sekretaris Badan Drs Uzirman Irwandi MM mengatakan, kerukunan antar umat bergama di Sumsel sudah terbina sejak lama dan sudah menjadi harga mati. Dengan kondisi yang aman, akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang besar. Misalnya dari sisi investasi dan lain-lain.

"Faktor kondusif inilah, menjadikan Sumsel terpilih sebagai penyelenggara SEA Games 2011 dan kegiatan nasional  serta internasional lainnya," katanya.

Untuk itulah, ungkap Ikhwanuddin, kerukunan dalam kontek terbitnya peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata tentang pedoman pelayanan kepada menghayati kepercayaan harus tetap disosialisasikan kepada arapatur Kerbangpol-Linmas yang ada di Sumsel sehingga menimbulkan pemhaman yang sama dalam kontek membicarakan kerukunan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved