Berita Kriminal Palembang

Pelaku Penusukan di 8 Ulu Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Orangtuanya

Pelaku mengajak korban keluar rumah, namun hanya beberapa meter dari rumahnya pelaku langsung menikam korban dengan senjata tajam.

Tayang:
Editor: tarso romli
sripoku.com/rachmat kurniawan putra
DITANGKAP -- M Firdaus (38) baju kaos cokelat bertopi-pelaku penusukan di 8 Ulu Jakabaring dibawa ke Unit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Kamis (21/8/2025). Pelaku ditangkap di rumah orangtua, 4 hari korban meninggal dunia. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap M Firdaus (38) pelaku penusukan terhadap Junaidi (42) warga Lorong Kebudayaan Kelurahan 8 Ulu, Jakabaring Palembang. Junaidi tewas setelah dirawat selama empat hari pasca kejadian.

Insiden berdarah ini terjadi pada Minggu 17 Agustus 2025 saat pelaku mendatangi rumah korban di Jalan HM Ryacudu, Lorong Kebudayaan, Kelurahan 8 Ulu, Jakabaring. 

Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun mengatakan, pelaku ditangkap pada hari Kamis (21/8/2025) saat sedang berada di rumah orangtuanya, di kawasan Seberang Ulu I.

"Tersangka sudah kami tangkap dan mengakui perbuatannya. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan, kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan transparan," kata Johannes.

Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau tajam sepanjang 10 cm, sebilah golok sepanjang 40 cm, serta pakaian pelaku saat kejadian turut diamankan polisi.

"Sajam yang digunakan pelaku juga diamankan," sambungnya.

Kronologis kejadian berawal pelaku mengajak korban keluar rumah, namun hanya beberapa meter dari rumahnya pelaku langsung menikam korban dengan senjata tajam.

Setidaknya ada 7 luka tusuk yang dialami korban.

"Korban ditusuk berulang kali pada dada, perut, punggung, dan paha kiri. Ia langsung jatuh bersimbah darah," katanya.

Kemudian korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, namun setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 21 Agustus 2025 akibat luka parah yang dialami.

"Tak lama setelah korban meninggal dunia, kami mendapat informasi keberadaan pelaku dan menangkapnya, " katanya.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved