Kapal Nelayan Ditembak di Banyuasin

Keluarga Nelayan Korban Penembakan Datangi Denpomal Ingin Tuntutannya Dipenuhi

Keluarga Yogi, korban nelayan Banyuasin yang ditembak saat melaut di Tanjung Birik mendatangi Denpomal Lanal Palembang, Senin (14/7/2025).

Penulis: Hartati | Editor: tarso romli
sripoku.com/Hartati
NELAYAN DITEMBAK - Pengacara Yogi, Yudi Wahyudi SH (baju ungu) didampingi keluarga korban menyampaikan hasil pertemuan dengan Denpomal, Senin (14/7/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Keluarga Yogi, korban nelayan Banyuasin yang ditembak saat melaut di Tanjung Birik mendatangi Detasemen Polisi Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Lanal Palembang, Senin (14/7/2025) untuk mengkomunikasikan masalah yang terjadi.

Pengacara Yogi, Yudi Wahyudi SH mengatakan kedatanganya dan keluarga ingin menjalin komunikasi dengan Denpomal dan juga menyerahkan proyektil yang melukai leher Yogi akibat tembakan peluru yang terjadi.

"Denpomal meminta proyektil pelurunya dan kita serahkan, ada tanda serah terimanya dan juga kedatangan ke sini ingin membangun komunikasi dan kesepakatan-kesepakatan yang lebih baik," kata Wahyudi.

Yudi juga mengatakan bahwa keluarga juga minta perhatian dan tanggung jawab dari pihak Denpomal karena hingga kini Yogi masih dirawat di rumah sakit.

Selain itu, mendesak pembebasan empat nelayan lainnya dan satu kapal yang masih diamankan di Belinyu Bangka sejak kejadian hingga kini masih di sana.

Dia meminta agar kondisi nelayan dan kapal juga dibebaskan dengan keadaan yang sama saat diamankan yakni kondisi kapal bagus dan nelayan juga sehat.

Menurut Yudi, dalam pertemuan tersebut keluarga korban menegaskan bahwa insiden ini terjadi akibat miskomunikasi antara aparat dan nelayan.

Alhamdulillah, pihak Denpomal menyatakan siap menindaklanjuti semua tuntutan tersebut,” ujar Yudi.

Yudi juga menegaskan, pihak keluarga tidak ingin menyalahkan siapa pun atas insiden tersebut. Yang terpenting, kata dia, kedua belah pihak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara humanis.

“Yang kami inginkan hanya penyelesaian yang adil dan agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, insiden penembakan terjadi Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di perairan Tanjung Birik, Kabupaten Bangka.

Saat kejadian, Yogi tengah memindahkan ikan dari jaring ke tempat penyimpanan di atas kapal. Ia tertembak di bagian leher oleh peluru karet dan harus menjalani operasi di rumah sakit di Palembang dan operasi berhasil dilakukan dan masih dirawat di RS untuk pemilihan.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

NELAYAN DITEMBAK - Pengacara Yogi, Yudi Wahyudi SH (baju ungu) didampingi keluarga korban menyampaikan hasil pertemuan dengan Denpomal, Senin (14/7/2025).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved