Berita PALI

3 Tarian Tradisional PALI Sumsel Ini Sarat Makna, dari Simbol Perlawanan hingga Lambang Keramahan

Ada tiga tarian tradisional yang menjadi ikon budaya daerah PALI yaitu Tari Lading, Tari Burung Putih, dan Tari Serepat Serasan

Tayang:
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Apriansyah (Dokumentasi Disbudpar PALI)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI mencatat ada tiga tarian tradisional yang menjadi ikon budaya daerah ini, yaitu Tari Lading, Tari Burung Putih, dan Tari Serepat Serasan. Ketiganya kerap dipentaskan dalam berbagai acara adat dan seremoni penting, menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, tidak hanya dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga karena kekayaan budayanya yang terus hidup dan berkembang.

Salah satu warisan budaya yang paling menonjol adalah tarian tradisional, yang bukan sekadar hiburan, namun sarat dengan makna filosofis dan nilai historis.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI mencatat ada tiga tarian tradisional yang menjadi ikon budaya daerah ini, yaitu Tari Lading, Tari Burung Putih, dan Tari Serepat Serasan.

Ketiganya kerap dipentaskan dalam berbagai acara adat dan seremoni penting, menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat PALI.

1. Tari Lading – Kelembutan yang Menggambarkan Kekuatan Perempuan

Tari Lading berasal dari Marga Penukal dan didominasi oleh penari perempuan. Tarian ini mencerminkan kelembutan, keanggunan, sekaligus kekuatan yang tersembunyi di balik gerakan yang gemulai.

Menurut sejarah lisan, tarian ini muncul pada masa penjajahan, saat banyak pria turun ke medan perjuangan.

Tari Lading
Tari Lading berasal dari Marga Penukal dan didominasi oleh penari perempuan. Tarian ini mencerminkan kelembutan, keanggunan, sekaligus kekuatan yang tersembunyi di balik gerakan yang gemulai.

Kaum perempuan pun turut serta dalam perlawanan, salah satunya lewat ekspresi budaya seperti tari.

Tari Lading menjadi simbol perjuangan terselubung sekaligus penegas bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga rumah, budaya, dan semangat kebangsaan.

2. Tari Burung Putih – Simbol Kebebasan dan Kedamaian

Berakar dari Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Tari Burung Putih menggambarkan seekor burung yang terbang bebas di langit.

Gerakannya lincah dan dinamis, menyerupai kepakan sayap burung yang melayang di udara.

Tari Burung Putih
Tari Burung Putih – Simbol Kebebasan dan Kedamaian. Berakar dari Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Tari Burung Putih menggambarkan seekor burung yang terbang bebas di langit.

Burung putih dalam tarian ini melambangkan harapan, kedamaian, dan kebebasan. Masyarakat setempat percaya bahwa hidup harus dijalani seperti burung putih: ringan, ceria, dan penuh sukacita.

Tarian ini juga mencerminkan harmoni dan kerukunan warga desa.

3. Tari Serepat Serasan – Ungkapan Penghormatan untuk Tamu Kehormatan

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved