Berita Wilayah

3 Wilayah Buta Huruf Tertinggi di Sumsel dalam Satu Tahun Terakhir, Wilayah Palembang Angka Terendah

Berdasar data BPS mencatat angka buta huruf dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel sepanjang tahun 2024.

Penulis: pairat | Editor: pairat
Tribun/Deny Permana
BUTA HURUF DI SUMSEL - Anak-anak warga kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, membaca buku dari perpustakaan keliling, Senin (27/5/2013). Berikut wilayah Kabupaten/Kota tertinggi buta huruf di Sumsel. 

SRIPOKU.COM - Berikut 3 wilayah buta huruf tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam satu tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan yang diperbarui 3 Juli 2025 lalu, mencatat angka buta huruf dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel sepanjang tahun 2024.

Angka buta huruf paling tinggi di Sumsel terdapat di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), yaitu 3,36 dengan rincian 4,26 buta huruf dialami laki-laki dan 0,82 dialami kaum perempuan dari jumlah penduduk 674.184 jiwa (data BPS diperbarui 8 Mei 2024).

Sedangkan wilayah buta huruf tertinggi nomor dua di Sumsel adalah Kabupaten Banyuasin, yakni 1,97 dengan rincian 1,55 terjadi pada laki-laki dan 2,41 perempuan dengan total penduduk sepanjang 2024 berjumlah 885.902 jiwa. 

Kemudian, angka buta huruf tertinggi nomor tiga terjadi di Ogan Komering Ilir (OKI) 1,77, dengan rincian 1,55 laki-laki dan 1,99 perempuan dari jumlah penduduk 807.085 jiwa.

Dari keseluruhan data buta huruf di Sumsel, Kota Palembang menempati angka yang paling rendah, tercatat hanya 0,55, dengan rincian laki-laki 0,27 sedangkan perempuan 0,83.

Berikut rincian buta huruf di wailayah kabupaten/kota di Sumsel.

Berikut 3 wilayah buta huruf tertinggi di Sumatera Selatan
WILAYAH BUTA HURUF - Berikut 3 wilayah buta huruf tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam satu tahun terakhir.


Angka ini menunjukkan golongan atau kelompok yang masih mengalami buta huruf dengan rata-rata usia sebagai berikut.

  • Usia 15-24 tahun terdapat 0,06.
  • Usia 15-44  tahun terdapat 0,13
  • Usia 45+     tahun terdapat  3,27
  • 15+  tahun terdapat    1,27.
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved