Breaking News

Gangguan Air Bersih di Palembang

PDAM Tirta Musi Stop Distribusi Air Hari Ini, Ternyata Masih Ada yang Mengalir, Emak-emak Santai

PDAM stop distribusi sementara. Namun, sejumlah warga di Palembang ternyata ada yang masih bisa menikmati distribusi air bersih.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Refly Permana
sripoku.com/mbd
Seorang warga yang sedang mencuci tangan melalui air yang mengalir dari PAM. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PDAM Tirta Musi Palembang akan menghentikan sementara distribusi air bersih pada Rabu, 18 Juni 2025 mulai pukul 08.00 WIB.

Penghentian air bersih ini dilakukan untuk perbaikan pipa bocor berdiameter 900 ST yang mengalirkan air baku dari intake Karang Anyar ke IPA 3 Ilir, berlokasi di Jalan Tanjung Burung.

Namun, sejumlah warga di Palembang ternyata ada yang masih bisa menikmati distribusi air bersih.

Salah satunya beberapa warga yang tinggal di Kelurahan Kemuning.

Berdasarkan data yang dikeluarkan PDAM Tirta Musi, kawasan ini menjadi salah satu yang berdampak jika perbaikan pipa bocor 900 ST dilakukan.

Masarel, salah satu warga Kelurahan Kemuning, mengatakan bahwa dari kemarin-kemarin belum ada keluhan terkait air bersih dan lancar saja.

"Pemberitahuan itu sudah kami ketahui sejak Senin tanggal 16 Juni kemarin, tapi air masih mengalir seperti biasa pada waktunya," kata Masarel.

Lagi pula, apabila penyaluran air dari PAM lama, dipastikan yang paling repot ibu-ibunya. 

Tapi kenyataannya biasa saja dan normal saja. 

"Biasa saja, dan memang sudah terbiasa air minum membeli air galon," ungkapnya.

Terpisah, Alex di Kelurahan 20 D2 Kemuning, menyebutkan air di rumahnya lancar dan tidak ada gangguan, hidup seperti biasa. 

"Ya, air di rumahnya bagus seperti biasa," tuturnya tak panjang lebar.

Sebelumnya, Rahmat selaku Direktur Operasional Perumda Tirta Musi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini.

Menurutnya, perbaikan harus segera dilakukan untuk mencegah gangguan distribusi air yang lebih parah di kemudian hari.

"Dampak pengerjaan pipa bocor itu akan berdampak pada 92.238 pelanggan di sejumlah unit pelayanan," ujar Rahmat pada Senin (16/6/2025).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved