Berita Palembang

Ketukan Misterius dan Motor yang Raib, Kisah Pencurian di Kosan Mahasiswa Palembang

Randy Mahendra (20), seorang mahasiswa asal OKI yang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri di Palembang

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Rachmad Kurniawan Putra
TUNJUK LOKASI -- Randy (20) mahasiswa asal OKI yang kehilangan sepeda motor di halaman parkir kos Jalan Inspektur Marzuki Lorong Darma, Ilir Barat I, menunjukkan posisi motornya sebelum hilang dan pagar kos yang dibuka pelaku, Selasa (3/6/2025). Sebelum kejadian adik korban dengar suara orang ketuk pintu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANGRandy Mahendra (20), seorang mahasiswa asal OKI yang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri di Palembang, harus menelan pil pahit setelah sepeda motor Aerox biru bernopol BG 4148 KAX miliknya raib digondol maling.

Peristiwa nahas ini terjadi di kosannya, Jalan Inspektur Marzuki, Lorong Darma, Siring Agung, Ilir Barat I, pada Senin (2/6/2025) dini hari.

Yang menarik, insiden ini diawali oleh suara ketukan pintu misterius yang sempat didengar oleh adik Randy, namun tak dihiraukan.

Ketukan itu, kini disinyalir sebagai bagian dari modus operandi pelaku untuk memastikan situasi aman sebelum beraksi.

Randy menceritakan, pencurian motornya pertama kali diketahui oleh adiknya yang hendak berangkat sekolah pada pagi hari.

"Ketahuannya pagi adik mau sekolah lihat motor saya tidak ada dan pagar terbuka, awalnya dia kira saya sudah pergi. Terus adik ketuk pintu kamar saya untuk memastikan, baru disitu saya tahu kalau motor sudah tidak ada," ujar Randy pada Selasa (3/6/2025).

Saat diperiksa, dua pagar kosan sudah terbuka dan satu gembok tergeletak di jalan. Randy terakhir kali mengecek motornya sekitar pukul 22.00 WIB pada Minggu malam, setelah membeli makanan.

"Saya habis beli makan jam 8 terus cek motor lagi jam 10 malam itu masih ada. Pagar kos gemboknya seingat saya hanya disangkutkan tidak dikunci," imbuhnya.

Beruntung, aksi para pelaku terekam kamera CCTV tetangga. Rekaman tersebut menunjukkan tiga orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor N-Max.

Mereka terlihat berbagi tugas, satu pelaku mengawasi, dan dua lainnya berboncengan mendorong motor korban menggunakan kaki (sistem 'stut') karena motor Aerox tersebut tidak dapat dinyalakan.

"Ada tiga orang yang bawa terlihat di CCTV sepertinya mereka berbagi tugas ada yang mengawasi dan ada yang mencuri, motor saya tidak nyala jadi distut oleh pelaku. Kejadiannya jam 04:30 WIB," jelas Randy.

Kini, Randy telah melaporkan peristiwa pencurian ini ke Polsek Ilir Barat I. Kasus ini menambah daftar panjang kasus pencurian sepeda motor yang seolah tiada habisnya terjadi di Palembang. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved