Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Tata Cara Penyembelihan

Inilah doa menyembelih kurban lengkap dengan tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berdasarkan syariat Islam.

Tayang:
Editor: adi kurniawan
Freepik
IDUL ADHA - Ilustrasi Idul Adha via Freepik. Inilah doa menyembelih kurban lengkap dengan tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berdasarkan syariat Islam. 

SRIPOKU.COM -- Inilah doa menyembelih kurban lengkap dengan tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berdasarkan syariat Islam.

Dalam penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha juga harus dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, termasuk dengan membaca doa menyembelih kurban.

Dalam hadis riwayat Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa menyembelih kurban sebelum menyembelih hewan: 

"Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah, (kurban) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah dariku."

Ini menjadi dasar hukum, membaca doa menyembelih kurban adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).

Selengkapnya, dilansir Baznas, berikut adalah tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, lengkap dengan doa menyembelih kurban.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

Berikut lafaz yang sering dibaca saat akan menyembelih hewan kurban:

Bismillahi, Allahu Akbar. Allahumma hadza minka wa laka. Allahumma taqabbal minni.

Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (kurban) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dariku.

Membaca doa menyembelih kurban ini disunnahkan bagi orang yang menyembelih sendiri hewan kurbannya.

Jika yang berkurban tidak mampu menyembelih sendiri dan diwakilkan kepada orang lain, maka sebaiknya orang tersebut tetap menghadiri prosesi penyembelihan dan niatkan dalam hati sebagai kurban untuk dirinya.

Selain itu, sebagian ulama membolehkan menyebut nama orang yang berkurban dalam doa menyembelih kurban, seperti:

Allahumma taqabbal min (nama orang yang berkurban)

Artinya: Ya Allah, terimalah (kurban) dari (nama orang yang berkurban). Hal ini bertujuan untuk menegaskan bahwa kurban tersebut dilakukan atas nama si pemberi kurban dan menjadi bagian dari amal ibadahnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved