10 Orang Tewas Kecelakaan di Purworejo
'Klakson Terus Kasih Kode' Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut di Purworejo 11 Orang Tewas di TKP
Semula ada 10 orang yang meninggal di lokasi lalu beberapa sumber menyebut bertambah jadi 11 orang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan
SRIPOKU.COM - Berikut pengakuan mengejutkan dari seorang warga yang tinggal di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan 10 orang.
Sebelumnya telah terjadi insiden kecelakaan maut yang melibatkan dump truk bermuatan pasir dengan kendaraan angkutan pedesaan yang membawa rombongan ustazah.
Semula ada 10 orang yang meninggal di lokasi lalu beberapa sumber menyebut bertambah jadi 11 orang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan di Jalan Provinsi Magelang- Purworejo tersebut.
Tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca juga: Daftar Korban Kecelakaan Maut di Purworejo, Angkot Rombongan Guru Dihantam Truk Menuju Magelang
Seorang warga berinisial L mengatakan, truk yang melaju dari arah Magelang menuju Purworejo itu sudah dalam kondisi rem blong sejak berada di atas tanjakan.
“Itu truk dari atas sudah klakson terus, kasih kode. Sudah ambil kanan untuk menghindari kendaraan lain."
"Pas sampai tanjakan, langsung banting kiri dan menabrak angkutan,” ujar L saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu, dilansir Tribun Jogja.
Truk lantas menabrak Kopada yang mengangkut rombongan warga dari Mendut, Magelang, yang diketahui akan menghadiri takziah di wilayah Purworejo.
L berujar bahwa sebagian besar korban yang tewas di tempat berada dalam kondisi mengenaskan.
“Sudah tidak bisa diidentifikasi. Kondisinya parah,” ucap L.
Pada saat kejadian, L menyebut dirinya sedang berada di dalam rumah dan hanya mendengar suara seperti truk menurunkan pasir.
Setelah keluar rumah, dirinya melihat truk sudah terguling dan Kopada berada dalam kondisi ringsek.
“Nggak nyangka itu kecelakaan. Pas keluar rumah, semuanya sudah rusak. Angkotnya masuk jurang, kelindes truk, ringsek parah,” ungkapnya.
Selain menabrak angkutan, truk juga menghantam sebuah warung yang ada di pinggir jalan.
“Langsung masuk ke rumah, nabrak. Angkotnya ketabrak dari samping belakang,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-ini-mengakibatkan-11-orang-tewas-dan-7-orang-luka-luka.jpg)