Tongkang Tabrak Rumah di Gandus
Daftar 8 Rumah dan 10 Perahu Rusak akibat Dihantam Tongkang Batubara di Kecamatan Gandus Palembang
Maryadi, salah seorang warga RT 07 mengatakan dia tidak banyak tuntutan kepada pihak tongkang batubara yang menabrak perahunya itu.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berikut ini daftar 8 rumah dan 10 perahu nelayan milik warga RT 07 dan RT 08 Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, yang mengalami rusak berat akibat dihantam tongkang batubara, Sabtu (3/5/2025) pukul 00.30 dini hari.
Tongkang tersebut diketahui adalah milik PT Marino Power.
Rumah yang rusak berdasarkan data dari Camat Gandus yakni:
1. Rumah milik Eka, rusak bagian dapur
2. Rumah milik Aan, rusak beserta isinya
3. Rumah milik Esi, rusak bagian dapur
4. Rumah milik Mang Jap, rusak bagian dapur
5. Rumah milik Miton, rusak beserta isinya
6. Rumah millik Aldi, rusak beserta isinya
7. Rumah milik Saidi, rusak bagian dapur
8. Rumah milik Khoirul Azwar, kerusakan pada tiang rumah dan tangga hingga miring.
Baca juga: Detik-detik Tongkang Batu Bara Hantam Rumah di Sungai Musi, Warga Sakit Nyaris Jadi Korban
Untuk kerusakan perahu nelayan yakni:
1. Perahu milik Eka
2. Perahu milik Aan, berupa perahu ketek besar dan kecil
3. Perahu milik Esi
4. Perahu milik Mang Jap
5. Perahu millik Miton
6. Perahu milik Maryadi
7. Perahu milik Lot
8. Perahu milik Mang Jai
9. Perahu milik Yamin
10. Perahu milik Jang Tot
Selain itu, kerusakan juga terjadi pada prasarana umum jalan setapak bertiang batu.
Ada dua lokasi yang rusak dan jalan setapak kayu serta jerambah milik Yul.
Maryadi, salah seorang warga RT 07 mengatakan dia tidak banyak tuntutan kepada pihak tongkang batubara yang menabrak perahunya itu.
Dia hanya berharap ada uang pengganti sesuai dengan kerusakan saja.
"Saya berharap pihak perusahaan memahami hal ini, karena perahu ini salah satu kendaraan untuk mencari makan di sungai," kata Maryadi yang menunjukan perahu ketek rusak berat.
Masih kata Maryadi, akibat peristiwa semalam, hatinya masih cemas dan sejak terjadi peristiwa hingga sekarang belum tidur.
"Dari semalam sampai sekarang dak pacak tidur karena cemas. Karena yang tinggal di sini masih anak dan keluarga besar," tutur Maryadi.
Maryadi berharap perhatian pemerintah akan nasibnya yang tinggal di lingkungan pinggir Sungai Musi.
Dapatkan berita penting dan menarik lainnya dengan mengklik Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/puing-rumah-warga-di-gandus-akibat-dihantam-tongkang-batubara.jpg)