Harga Emas di Palembang

Harga Emas Dunia Anjlok, Emas di Palembang Ikut Terjun Bebas Sentuh Angka Rp 10 Juta Per Suku

Imbas dari anjloknya harga emas dunia, harga emas di pasar dalam negeri, termasuk Kota Palembang, turut mengalami penurunan yang signifikan.

Tayang:
Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Hartati
HARGA EMAS - Di Toko Emas Makmur Jaya, harga emas perhiasan hari ini dibanderol Rp 10.250.000 per suku. Harga tersebut sudah termasuk biaya pembuatan untuk perhiasan emas dengan kadar 92 persen atau 22 karat. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Imbas dari anjloknya harga emas dunia, harga emas di pasar dalam negeri, termasuk Kota Palembang, turut mengalami penurunan yang signifikan.

Penurunan ini berlaku baik untuk harga emas perhiasan maupun harga emas murni seperti logam mulia Antam dan emas batangan Galeri 24.

Pantauan di sejumlah toko emas di Palembang pada Kamis (1/5/2025) menunjukkan harga emas perhiasan yang bervariasi, namun secara umum mengalami penurunan dan nyaris menyentuh kembali angka Rp 10 juta per suku.

Di Toko Emas Makmur Jaya, harga emas perhiasan hari ini dibanderol Rp 10.250.000 per suku. Harga tersebut sudah termasuk biaya pembuatan untuk perhiasan emas dengan kadar 92 persen atau 22 karat.

Sementara itu, harga emas perhiasan per gram di toko yang sama dipatok sebesar Rp 1.535.000 per gram.

Penurunan harga juga terjadi di Toko Emas Laris yang berlokasi di Pasar 16 Ilir. Harga emas perhiasan jenis cincin di toko ini turun tipis menjadi Rp 10.150.000 per suku.

Untuk jenis gelang dan kalung, harganya dibanderol Rp 10.100.000 per suku, harga yang juga sudah mencakup biaya pembuatan.

Tidak hanya emas perhiasan, harga emas murni produksi Antam dan emas batangan Galeri 24 di Pegadaian juga mengalami penurunan pada hari ini.

Harga emas batangan Galeri 24 di Pegadaian dipatok Rp 1.951.000 per gram, sedangkan harga beli kembali (buy back) ditetapkan sebesar Rp 1.801.000 per gram.

Sementara itu, harga logam mulia Antam hari ini turun sebesar Rp 33.000 per gram dibandingkan harga kemarin, sehingga harganya menjadi Rp 1.932.000 per gram. Harga beli kembali (buy back) logam mulia Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 33.000 per gram, menjadi Rp 1.874.000 per gram.

Awi, pemilik Toko Emas Makmur Jaya, menjelaskan bahwa penurunan harga emas ini disebabkan oleh meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Menurutnya, emas merupakan aset safe haven atau aset aman yang banyak diburu investor saat terjadi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

"Saat ketegangan mereda, maka fungsi emas sebagai aset aman juga ikut turun," jelas Awi.

Penurunan harga emas ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berencana membeli emas, baik untuk investasi maupun perhiasan.

Namun, bagi mereka yang ingin menjual emas, penurunan harga ini perlu menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved