Siswi SMP di Palembang Baku Hantam
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Tegaskan 2 Siswi yang Berkelahi Bukan Siswi SMPN 41 Palembang
Kalau memang satu orang siswi tidak menggunakan atribut lengkap bisa saja. Tapi itu semuanya atau ke enam siswi itu semuanya tidak menggunakan atribut
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 41 Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Ikbal Kemal Fikri, mengatakan siswi yang berkelahi dalam sebuah video singkat bukan siswi di sekolah tersebut.
Kepastian bahwa itu bukan siswinya karena jika siswi dari SMPN 41 Palembang maka dilengkapi dengan atribut sekolah berupa nama, lokasi sekolah dan simbol lainnya.
Sementara dalam video itu tidak terlihat siswi itu memiliki atribut sekolah kecuali hanya logo OSIS saja.
"Kalau memang satu orang siswi tidak menggunakan atribut lengkap bisa saja. Tapi itu semuanya atau ke enam siswi itu semuanya tidak menggunakan atribut lengkap dan bisa dipastikan bahwa itu bukan siswi kita," kata Ikbal saat dikonfirmasi Sripoku.com, Rabu (30/4/2025).
Selain itu salah satu siswi di video juga terlihat mengenakan kerudung biru.
Padahal di SMPN 41 tidak ada siswi yang menggunakan kerudung biru.
Kerudung yang cuma dipakai siswi di sekolah yakni jilbab putih bawahan biru bukan kerudung biru.
Selain itu biasanya jika ada siswi berkelahi, ada siswi yang melapor ke sekolah atau juga wali murid yang melapor anaknya kena pukul akibat berkelahi.
Sedangkan hingga kini tidak ada siswi yang melapor melihat perkelahian dan juga tidak ada orang tua murid yang melapor jika anaknya jadi korban perkelahian.
Minta Klarifikasi
Ikbal berharap kepada media sosial yang telah memposting video itu dan menulis dengan jelas bahwa video itu adalah siswi dari SMPN 41 bisa memberikan klarifikasi bahwa video itu bukan siswi SMPN 41 sebab dengan menyebut bahwa itu siswi sekolah tersebut membuat nama naik sekolah jadi ternoda.
Padahal itu bukan dilakukan oleh siswi sekolah tersebut.
Ikbal juga tidak tahu siswi sekolah mana yang ada dalam video itu.
Jika menyebut siswi di SMP Kenten Laut, maka bukan cuma SMPN 41 saja yang berada di kawasan Kenten Laut.
Ada juga dua sekolah SMP Negeri lainnya yakni SMP di Banyuasin dan juga ada satu SMP swasta di kawasan Kenten laut, namun dia tidak menyebut apakah siswi dalam video adalah siswi salah satu sekolah tersebut.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMPN 41 Rismala mengatakan atas viralnya video tersebut menjadi pembelajaran bagi pihaknya yakni guru dan siswi bahwa jangan sampai mudah diajak melakukan hal yang tidak diinginkan atau hal buruk yakni salah satunya berkelahi apalagi sampai membawa nama sekolah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.