Berita Advertorial

Operasi Pasar Murah Dinas Perdagangan Sumsel Berakhir, Warga Puas Beli Sembako dengan Harga Hemat

Di hari terakhir ini operasi pasar murah digelar di halaman kantor Dinas Perdagangan. Warga antusias mengantre sembako yang dijual di bawah harga

Penulis: Rachmad Kurniawan Putra | Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan
PASAR MURAH -- Masyarakat mendatangi Operasi Pasar Murah yang diadakan Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel hari terakhir, Kamis (27/3/2025). Di Pasar Murah ini sembako dijual di bawah harga pasar pada umumnya. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Hari terakhir operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel dalam rangka stabilitas harga pangan menjelang hari raya besar Idul Fitri 1446 Hijriah berakhir pada, Kamis (27/3/2025).

Di hari terakhir ini operasi pasar murah digelar di halaman kantor Dinas Perdagangan. Warga antusias mengantre sembako yang dijual di bawah harga pasar.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Masnun mengatakan, lebih dari 23 pedagang dan toko retail menjual bahan-bahan pokok.

"Sesuai dengan tujuan awal yaknu adalah menjaga stabilitas bahan pokok jelang hari besar Idul Fitri. Ini hal kecil kita lakukan untuk membantu masyarakat agar dapat membeli bahan pokok dengan harga lumayan murah," ujar Masnun.

Adapun harga bahan pokok yang dijual lebih murah dari harga yang di pasaran, diantaranya gula pasir dijual Rp 15 ribu per kilo sedangkan di pasar harganya sekitar Rp 18 ribu per kilo.

Beras SPHP dijual seharga Rp 60 ribu, jika di pasar harganya mencapai Rp 62 ribu, MinyaKita dijual Rp 14700 sedangkan di pasar sekitar Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per liter.

Lalu ada daging ayam yang dijual Rp 32 ribu sedangkan di operasi pasar harganya mencapai Rp 30 ribu. Dan ada juga telur ayam yang dijual Rp 25 ribu per kilo sedangkan di pasar harganya Rp 29 ribu per kilo.

"Antusias masyarakat terlihat Alhamdulillah luar biasa, dari operasi pasar yang kami lakukan," katanya.

Operasi pasar ini dilakukan selama 7 kali sejak tanggal 7 Maret 2025 di Dinas Perdagangan, Halaman Pasar AAL, Kriya Sriwijaya, Pasar Talang Betutu, Monpera, dan Kenten.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved