Berita Palembang

Kerap Jadi Langganan Banjir, Jalan Lettu Karim Gandus Diperbaiki Sementara Ditimbun Pakai Batu

Jalan Lettu Karim Kadir Gandus yang patah dan amblas akan diperbaiki sementara dengan cara ditimbun material batu pecahan

Penulis: Hartati | Editor: Odi Aria
Handout
DITIMBUN BATU- Jalan Lettu Karim Kadir Gandus yang patah dan amblas akan diperbaiki sementara dengan cara ditimbun material batu pecahan (agregat) dan pasir yang dimasukkan dalam karung (geo bag), Sabtu (22/3/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Jalan Lettu Karim Kadir Gandus yang patah dan amblas akan diperbaiki sementara dengan cara ditimbun material batu pecahan (agregat) dan pasir yang dimasukkan dalam karung (geo bag).

Beredar info yang mengingatkan agar pejabat terkait membantu menyiapkan perbaikan jalan sesuai tupoksi masing-masing mulai dari info pengalihan lalulintas, alat apa saja yang akan digunakan untuk perbaikan dan waktu perbaikan.

Informasi perbaikan jalan sementara itu berisi persiapan penambahan 60 geobag di lokasi genangan dan persiapan material agregat dan geotextile yang akan stanby masuk ke jalan Lettu Karim Kadir saat lokasi sudah siap atau diperkirakan malam Minggu.

Persiapan alat berat motor grader, vibrayory roller dan hexca mini sudah disiapkan dan akan diberangkatkan ke lokasi jika kondisi lapangan sudah siap.

Pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan di saat air sungai sudah surut dan dimulai dengan mengeringkan tempat genangan dengan pompa air dan penghamparan geotextile serta agregat dan dipadatkan dgn vibratory roller.

Selama proses perbaikan arus lalulintas agar dialihkan sementara agar proses perbaikan jalan lancar dan lebih cepat.

Sementara itu Camat Gandus Jufriansyah mengatakan hingga hari ini belum ada perbaikan jalan di jalan patah itu dan surat yang beredar itu adalah surat dari tim pendemo yang sempat demo di kantor Gubernur Sumsel Selasa lalu.

Sebab hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Dinas PUBM dan Tata Ruang Sumsel apakah benar akan diperbaiki malam ini (malam Minggu).

Karena belum ada instruksi dan kejelasan perbaikan jalan itu, maka dari pihak kecamatan juga hanya bisa standby dan menunggu saja.

"Kalau nanti benar diperbaiki malam ini, kita akan turun tangan juga mengawasi dan membantu agar prosesnya lancar," katanya, Sabtu (22/3/2025).

Sementara itu terkait pengalihan arus lalulintas saat jalan diperbaiki sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Palembang, Juliansyah mengatakan sejauh ini belum ada kepastian kapan jalan rusak itu diperbaiki sehingga belum ada instruksi atau rencana pengalihan arus lalulintas.

Sebab perbaikan jalan rusak itu juga bergantung pada kondisi air sungai yang pasang, jika air surut maka barulah akan diperbaiki dengan cara menyedot air di cekungan jalan kemudian baru mengisi jalan dengan material yang akan ditimbun.

Juliansyah mengatakan cukup sulit mengarahkan masyarakat untuk memilih jalan alternatif lain sebab masyarakat mengeluh kalau melintas di jalan Tanjung Barengan atau Macam Lindungan jarak tempuh lebih jauh.

Dengan alasan jarak tempuh lebih jauh inilah membuat warga tetap memaksa melintas meski kendaraan harus terendam banjir akibat jalan patah tersebut.

"Kita siap menyiagakan personil jika lalulintas dialihkan hanya saja sejauh ini belum ada kepastian waktu perbaikannya sehingga belum bisa dipastikan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved