Berita Palembang

ADO Sumsel Desak Aplikator Segera Realisasikan THR Ojol Sesuai Imbauan Presiden

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak perusahaan aplikasi

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM /Arief Basuki
TUNTUT THR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan (Sumsel) Muhammad Asrul Indrawan, mendesak perusahaan aplikasi transportasi daring untuk segera merealisasikan tambahan Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol), sesuai imbauan Presiden Prabowo Subianto. Foto diambil beberapa waktu lalu 

ADO Sumsel Desak Aplikator Segera Realisasikan THR Ojol Sesuai Imbauan Presiden
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak perusahaan aplikasi transportasi daring untuk segera merealisasikan tambahan Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol), sesuai imbauan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ketua DPD ADO Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan, mengapresiasi kepedulian Presiden terhadap kesejahteraan pengemudi ojol, namun menyayangkan lambatnya respons dari pihak aplikator.

"Kami sangat menghargai langkah Presiden Prabowo yang menunjukkan komitmen terhadap kondisi pengemudi ojol. Namun, hingga kini, banyak aplikator yang belum menindaklanjuti imbauan ini. Padahal, keberlangsungan bisnis mereka bergantung pada para pengemudi," kata Asrul, Sabtu (22/3/2025).

Asrul menilai perusahaan aplikasi tidak bisa terus mengabaikan kesejahteraan mitra mereka yang menjadi ujung tombak layanan transportasi daring.

Ia menegaskan bahwa perusahaan harus segera mengambil langkah konkret tanpa menunggu tekanan lebih lanjut.

"Jika pemerintah sudah menunjukkan keberpihakan, seharusnya aplikator juga melakukan hal yang sama. Jangan hanya mencari keuntungan tanpa memikirkan kesejahteraan pengemudi," tandasnya.

Lebih lanjut, Asrul mengingatkan bahwa pengemudi ojol bukan sekadar mitra, melainkan elemen vital dalam ekosistem transportasi daring yang layak mendapatkan penghargaan lebih baik.

Ia juga menegaskan bahwa jika dalam waktu dekat tambahan BHR tidak direalisasikan, ADO Sumsel siap mengambil langkah lebih lanjut untuk memperjuangkan hak para pengemudi.

"Kami tidak akan tinggal diam jika imbauan ini terus diabaikan. Kami akan memastikan kesejahteraan driver ojol benar-benar diperhatikan, baik oleh pemerintah maupun aplikator," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengimbau pemberian Bantuan Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojol melalui Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan No. M/3/HK.04.00/III/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved