Harga Emas di Palembang

Akhir Pekan Tenang, Harga Emas Perhiasan di Palembang Kembali Stabil

Setelah sempat mengalami kenaikan tipis, harga emas perhiasan di Palembang kembali menunjukkan stabilitas pada akhir pekan ini, Sabtu (15/3/2025).

Tayang:
Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Hartati
HARGA EMAS STABIL - Harga emas perhiasan di Palembang kembali menunjukkan stabilitas pada akhir pekan ini, Sabtu (15/3/2025). Stabilitas ini memberikan sedikit ketenangan bagi para pelaku pasar dan konsumen yang tengah memantau pergerakan harga logam mulia ini. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Setelah sempat mengalami kenaikan tipis, harga emas perhiasan di Palembang kembali menunjukkan stabilitas pada akhir pekan ini, Sabtu (15/3/2025).

Stabilitas ini memberikan sedikit ketenangan bagi para pelaku pasar dan konsumen yang tengah memantau pergerakan harga logam mulia ini.

Di toko emas Makmur Jaya, Terminal Perumnas Palembang, harga emas perhiasan 22 karat (92 persen) dengan berat 6,7 gram atau per suku, dibanderol Rp 9.280.000, termasuk ongkos pembuatan. Harga emas per gram untuk kadar yang sama adalah Rp 1.390.000.

"Hari ini harganya masih sama stabil seperti harga kemarin," ungkap Ricky Darmawan, Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, mengonfirmasi kondisi pasar.

Stabilitas harga ini disebabkan oleh minimnya faktor pemicu kenaikan atau penurunan harga.

Tidak ada gejolak signifikan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, maupun pergerakan harga emas dunia yang dapat mengguncang pasar lokal.

Sementara itu, Galeri 24 Palembang di outlet Merdeka dan Palembang Square juga mencatat harga yang stabil untuk berbagai kadar emas perhiasan:

Emas 8 karat: Rp 660.000 - Rp 720.000 per gram.
Emas 16 karat: Rp 1.210.000 - Rp 1.350.000 per gram.
Emas 17 karat: Rp 1.250.000 - Rp 1.350.000 per gram.
Emas 24 karat: Rp 1.680.000 - Rp 1.800.000 per gram.

Kondisi pasar emas yang relatif tenang ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk melakukan transaksi dengan lebih leluasa. Namun, para ahli tetap menyarankan untuk terus memantau perkembangan pasar global, karena harga emas sangat sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi dunia.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved