Berita Palembang
Sosok Lansia Peduli Kucing Terlantar, Setiap Sore Datang ke TPKS Untuk Memberikan Makan Kucing
Kring-kring, suara bel sepeda mini ketika dipetik seorang ibu lanjut usia bernama Emi (60) saat sampai di TPKS untuk memberi makan kucing terlantar.
Penulis: Mat Bodok | Editor: tarso romli
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kring-kring-kring, suara bel yang dipetik seorang ibu lanjut usia (Lansia) bernama Emi (60) saat menggowes sepeda mini melaju dari arah Jalan Syakyakirti tujuan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, hanya untuk memberikan makan kucing terlantar.
Belasan kucing liar tampak mendekat, ketika mendengar petikan bel dari sepeda mini yang digowes seorang ibu yang mengenakan hijab, dan turun dari sepeda mininya.
Lalu Emi mengambil bungkusan plastik yang berisikan makanan untuk diberikan kepada kucing-kucing tersebut.
Ada puluhan kucing liar berada di kawasan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, yang menunggu makan dari Emi.
Kucing-kucing tersebut tampak bersih dan sehat-sehat serta gemuk. Meskipun kucing lokal yang terbuang dari tuannya dan bertahan hidup di pelantaran Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Rabu (26/2/2025).
Warga Karang Anyar Gandus Palembang ini merasa terpanggil untuk saban sore memberikan makan kepada kucing-kucing terlantar tersebut hingga membuat puluhan kucing mengenali sosok lansia yang rutin setiap datang membawa makanan.
Maka tak heran, apabila kedatangan Emi dengan sepeda mininya, yang disambut ramai suara kucing untuk minta makan.
"Hanya dengan alat sepeda ini, kering-kering-kering, cara saya mengumpulkan kucing di taman ini," ujar Emi yang mengaku sudah hampir 5 tahun lebih, rutin memberikan makan kepada kucing terlantar di TPKS tersebut.
Emi mengakui dari sejak kecil sudah senang kucing sampai sekarang.
"Kalau senang sama kucing sejak kecil. Mungkin sudah dari keturunan orang tua yang hobby kucing," ungkap Emi yang rela jauh-jauh datang dari rumah hanya untuk memberikan kucing makan.
Diceritakan Emi, awal dirinya rutin memberikan makan ke kucing di taman ini, saat menghantarkan suaminya ke Gandus untuk bekerja sebagai sopir. Dan dia mendengar suara kucing merintih sepertinya kelaparan.
"Saya hampiri dan kucing itu saya kasih makanan yang saya bawa, dengan lalapnya kucing yang merintih tadi makan dengan cepat. Tidak lama kemudian datang kucing-kucing terlantar mendekatinya dengan suaranya eeong, eeeong mengiringi langkah kaki," cerita Emi yang kerap sapa Mak di tempat kerjanya.
"Berawal dari itulah, saya rutin setiap sore kucing-kucing di taman ini saya kasih makan hingga sekarang. Alhamdulillah ada saja rezeki untuk ngasih makan kucing ini," imbuhnya.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Lansia peduli kucing
kucing terlantar
memberi makan kucing
Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya
Warga Karang Anyar Gandus Palembang
| Cetak Generasi Digital, Universitas MDP Palembang Wisuda 503 Lulusan dari Dua Fakultas |
|
|---|
| Perkuat Layanan Medis, BRI Serahkan Bantuan Satu Unit Ambulans ke Yayasan Sahabat Pagaralam |
|
|---|
| 6 Kapolsek di Palembang Berganti, Kompol Dedy Ardiansyah Jabat Kasat Intelkam Polrestabes Palembang |
|
|---|
| Kisah Yuri & Tiwi yang Tekuni Profesi Caregiver, Jadi Solusi di RSMH Palembang, Rp30 ribu Per Jam |
|
|---|
| Respon Keluhan Warga yang Viral, Satpol PP Palembang Gerebek Gudang Tuak di Kalidoni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Peduli-Kucing-Terlantar.jpg)