Berita OKU

Hujan 3 Hari Sebabkan Longsor dan Keretakan Jalan di Ulu Ogan, 2 Rumah Terdampak

Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor dan keretakan jalan raya di Desa Ulak Lebar

Penulis: Leni Juwita | Editor: Yandi Triansyah
Dokumen Warga
JALAN RETAK - Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor dan keretakan jalan raya di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (25/2/2025). 

SRIPOKU.COM,BATURAJA - Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor dan keretakan jalan raya di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Tokoh Pemuda Kecamatan Ulu Ogan, Darul Kutni, mengatakan bahwa hujan lebat yang terjadi selama 3-4 hari terakhir menyebabkan tanah di atas jalan longsor dan memperparah keretakan jalan raya.

Keretakan jalan mulai terlihat sejak 22 Februari 2025, namun semakin parah setelah hujan tiga hari berturut-turut.

Tanah longsor berdampak pada dua bangunan rumah milik Candri Saputra dan Syahrul, yang dihuni oleh lima kepala keluarga.

 Kelima keluarga tersebut akhirnya mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

"Rumah yang terdampak tanah longsor ini sudah dikosongkan," kata Darul.

Kepala Desa Ulak Lebar, Rasmini Anita, telah melaporkan musibah ini kepada Bupati OKU melalui BPBD OKU. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun warga khawatir akan terjadi longsor susulan.

Saat ini, penduduk setempat dan warga desa tetangga bersiaga. Warga berharap tidak ada lagi longsor susulan, mengingat daerah ini dikelilingi perbukitan dan banyak rumah penduduk berada di bawah tebing.

Masalah tanah longsor dan jalan rusak parah di Kecamatan Ulu Ogan membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait. Kontur tanah dengan medan perbukitan dan jurang membuat jalan-jalan di wilayah barat Kabupaten OKU memerlukan penanganan khusus.

Wilayah ini sering mengalami longsor saat musim hujan, dengan tanah dari perbukitan longsor dan menimpa jalan atau rumah penduduk.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved