Gus Miftah Hina Penjual Es

Pasca Dikritik, Gus Miftah Minta Maaf ke Pedagang Es Teh, Datangi Pak Sunhaji Ngaku Cuma Bercanda

Kini setelah aksinya diprotes oleh banyak pihak, Gus Miftah lantas meminta maaf kepada Pak Suhanji.

|
Youtube
Gus Miftah Minta Maaf ke Pedagang Es Teh, Datangi Pak Suhanji 

Sementara itu melalui Instagram Masdimas_clirit, tampak Gus Miftah mendatangi Pak Sunhaji.

Gus Miftah terlihat duduk bersebelahan dengan Pak Sunhaji.

Sambil merangkul Pak Sunhaji, Gus Miftah lantas meminta maaf atas aksinya itu.

Gus Miftah menemui pedagang es teh yang dihinanya
Gus Miftah menemui pedagang es teh yang dihinanya

Baca juga: Tak Mau Namanya Hancur, Pasca Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Pamer Borong Dagangan Kebab Keliling

Diketahui, kasus ini viral saat Gus Miftah awalnya bertanya kepada pedagang es teh yang sedang berjualan di acara pengajian yang dibawanya.

"Es tehmu sih akeh (masih banyak), enggak? Ya sana jual g****k," ujar Gus Miftah.

Gus Miftah diduga menggoda sang penjual es teh dengan guyonan soal konsep rezeki menurut Islam.

"Jual dulu. Nanti kalau belum laku, ya sudah takdir," sambung Gus Miftah.

Potongan video itu mendadak viral dan panen kritik. 

Publik menilai candaannya dianggap kelewatan. 

Gus Miftah hina penjual es saat pengajian di Magelang.
Gus Miftah hina penjual es saat pengajian di Magelang. (Kolase Sripoku.com/Instagram)

Sosok Pak Sunhaji

Pantauan Sripoku.com dari Instagram Sandaljepitanbareng, Pak Sunhaji rupanya baru setahun berjualan minuman.

Hal ini lantaran Pak Sunhaji mengalami cedera tulang saat bekerja sebagai tukang kayu di sebuah pemotongan kayu sebelum berjualan minuman.

Ia mengalami cedera patah tulang tangan dan tidak bisa melanjutkannya. 

Akhirnya, Sunhaji memutuskan untuk berdagang es teh. 

Saat ini, Sunhaji merupakan tulang punggung dari istri dan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved