Breaking News

Longsor di OKU

5 KK Terdampak Longsor, BPBD OKU dan Dinas Terkait Bergerak ke Lokasi Siagakan Peralatan

Lima kepala keluarga (KK) di Desa Kedondong, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)

Penulis: Leni Juwita | Editor: Yandi Triansyah
handout
Kondisi rumah warga di Desa Kedondong, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Sumsel setelah mengalami longsor, Kamis (7/11/2024) malam. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Lima kepala keluarga (KK) di Desa Kedondong, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), terdampak longsor, Kamis (7/11/2024) malam.  

Warga terpaksa mengungsi dan meninggalkan rumah mereka, karena khawatir rumah mereka akan roboh. 

Sebab akibat pergerakan tanah tersebut, sejumlah rumah warga mengalami retak-retak. 

Mendapat kabar longsor tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU beserta Dinas PUPR, Perkim hingga Dinsos meluncur ke lokasi. 

Mereka sedang mengupayakan langkah yang akan diambil untuk melakukan penanganan longsor tersebut. 

Kalaksa BPBD OKU Drs Januar Effendi MSi melalui Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi mengatakan, saat ini pihaknya akan mengambil tindakan cepat dan berkoordinasi dengan intansi terkait.  

Tim BPBD akan menyiagakan peralatan dan kebutuhan dan  langsung  bergerak  ke lokasi.

"Sekarang sedang dikoordinasikan bersama OPD terkait, seperti PUPR, Perkim, Dinsos untuk bersama sama mengupayakan langkah yang perlu diambil, "jelas Januar, Jumat (8/11/2024).

Sedikitnya lima kepala keluarga (KK) harus mengungsi dari rumah mereka, setelah terdampak longsor, Kamis (7/11/2024) malam di Desa Kedondong, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan (Sumsel). 

Rumah warga tersebut mengalami retak-retak hingga sebagian ada yang roboh akibat tanah mengalami longsor setelah hujan mengguyur wilayah tersebut. 

Warga yang cepat menyadari kondisi itu, memilih cepat keluar dari rumah dan sementara tinggal di masjid id desa tersebut. 

Sebab warga khawatir akan terjadi longsor susulan dan memilih untuk meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri. 

Adapun lima  rumah  yang juga terdampak longsor antara lain rumah  milik  Ansori, Karmila , Juanda dan Rifin .

Bahkan rumah Kades di bagian dapur juga mengalami retak-retak  dan mulai longsor.

Saat kejadian  longsor sedang turun hujan dengan intensitas sedang dan debit air sungai Ogan naik karena daerah bagian hulu sungai (Ogan Ulu) turun hujan lebat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved