Berita Palembang
Sedihnya Ibu di Palembang Usai Baca Pesan WhatsApp di Ponsel Putrinya
Betapa kagetnya EY saat membaca pesan WhatsApp di ponsel anaknya AZ (16). Di dalam pesan tersebut sang putri diajak seorang pria bertemu ke hotel.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Betapa kagetnya EY saat membaca pesan WhatsApp di ponsel anaknya AZ (16). Di dalam pesan tersebut sang putri diajak seorang pria bertemu ke hotel.
"Saya tanya ke anak saya, ini apa?," kata EY saat melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (19/10/2024).
Namun sang putri mengaku bahwa itu merupakan pesan biasa. Tapi EY tak percaya begitu saja terhadap penjelasan anaknya itu. Wanita 45 tahun tersebut terus mendesak supaya anaknya berterus terang.
"Anak saya akhirnya mau cerita bahwa ia sudah disetubuhi pria mengirim pesan," kata EY.
Ia menyebut, anaknya pertama kali disetubuhi pada Kamis 19 September 2024 lalu di sebuah kos, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang.
Anaknya AZ bahkan diancam oleh terlapor JS yang baru pacaran satu bulan.
Permintaan tersebut sempat ditolak. Namun, JS berhasil merayu korban dengan iming-iming rasa sayang dan janji akan menikahinya.
"Anak saya disetubuhi pacarnya. Pertama kali itu, anak saya dijemput di sekolah lalu diajak ke kos-kosan. Di sana, anak saya disetubuhi. Persetubuhan itu sudah terjadi lebih dari satu kali," katanya.
Mengetahui hal itu EY marah dan mendatangi terlapor ke rumahnya. Namun justru JS tidak mengakui sama sekali perbuatannya itu dan tak mau bertanggung jawab.
"Dia tidak mengaku telah berbuat hal itu sama anak saya. Bahkan sampai mau sumpah pocong," katanya.
Sementara itu, Panit I SPKT Polrestabes Palembang Ipda Mikri membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari EY.
"Benar, aduan korban dan anaknya telah kami terima selanjutnya laporan diteruskan ke unit PPA Satreskrim, " ujarnya.
| Pelayanan SIM dan SKCK Polrestabes Palembang Tutup Sementara 14-15 dan 17 Mei 2026 |
|
|---|
| Yunas Gusworo Didakwa dengan Pasal Pembunuhan Berencana, Sidang Pembunuhan Pemilik Kos di Palembang |
|
|---|
| Jaring 6 ASN yang 'Nongkrong' di Kafe Saat Jam Kerja, Pemkot Palembang Siapkan Sanksi |
|
|---|
| Pria Jagoan di Palembang Ini Jual Ekstasi di Parkiran Masjid, Stok ada 250 Butir Warna Pink & Hijau |
|
|---|
| BI Sumsel Ungkap Penyebab Nilai Tukar Rupiah ke Dollar Anjlok, Terendah Sepanjang Sejarah Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/EY-ibu-di-Palembang.jpg)