Berita Sriwijaya FC
Fokus Asah Ball Position, Latihan Persiapan Sriwijaya FC Jelang Hadapi PSMS Medan Liga 2 2024/25
Jelang laga lanjutan Liga 2 2024/25 menghadapi PSMS Medan, tim Sriwijaya FC mengasah ball position di sisa waktu latihan persiapan.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang laga lanjutan Liga 2 2024/25 menghadapi PSMS Medan, tim Sriwijaya FC mengasah ball position di sisa waktu latihan persiapan.
Pertandingan lanjutan Liga 2 grup 1 Sriwijaya FC vs PSMS Medan akan tersaji di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (12/10/2024) pukul 15.30 WIB.
"Sesuai dengan game plan yang akan dimainkan nanti lawan PSMS Medan, lebih kita fokuskan ball position," ungkap Head Coach Sriwijaya FC Hendri Susilo melalui Asisten Pelatih Amirul Mukminin usai sesi latihan di Lapangan Baseball JSC Palembang, Rabu (9/10/2024).
Amirul yang sempat ditunjuk sebagai pelatih caretaker mengakui pentingnya fokus berlatih ball position ini untuk mengantisipasi saat berhadapan dengan Ayam Kinantan--julukan PSMS Medan--asuhannya coach Nil Maizar nanti.
"Kita selalu berusaha tidak gampang hilang bola, dan menyerang," kata Amir yang di musim kompetisi 2022 menjadi gelandang serang dan menyandang ban kapten tim Sriwijaya FC.
Asisten pelatih kelahiran Palembang 6 Agustus 1984 berdarah komering yang tinggal di Lorong Sikam Plaju mengakui PSMS Medan yang bakal dihadapi nanti termasuk tim yang mumpuni.
"Pastinya kita tahu PSMS Medan itu tim yang bagus, mereka mempunyai materi pemain yang baik, yang bagus, mumpuni," kata Amir.
Tetapi terlepas dari itu semua, kata Amir, tim pelatih selalu menginstruksikan kepada skuat Sriwijaya FC agar mewaspadai semua penggawa PSMS Medan.
"Siapapun yang datang ke rumah kita, kita harus waspadai semua. Jadi kita tidak fokus satu, dua pemain. Tapi kita bermain secara kolektif, kita bermain secara tim," ujarnya.
Ia meyakinkan kondisi para penggawa Sriwijaya FC ini saat ini on fire, hanya saja satu pemain stoper asing andalan Gabriel Henrique Silva asal Brasil terkena hukuman kartu merah.
"Kondisi anak-anak pasca lawan Persikabo 1973: Alhamdulillah semua sehat, hanya satu pemain yang mendapatkan akumulasi kartu merah yaitu Gabriel. Insya Allah semua siap bertanding hari Sabtu," kata Amir.
Meski berhasil menang banyak di laga terakhir mengalakan Persikabo 1973 dengan skor 5-1, Amir tak menampik ada hal-hal yang mesti dibenahi dari evaluasi kemarin.
"Saya pikir setiap pertandingan selalu kita analisa apa yang menjadi kekurangan kita dan kita benahi dalam latihan untuk diterapkan pada hari H nanti," katanya.
Sama seperti saat menghadapi Persikabo 1973 yang lalu, tim Sriwijaya FC kali ini pun bertekad untuk kembali mengulangi sukses meraih kemenangan di laga menghadapi PSMS Medan nanti.
"Pastinya harapan kita bersama, doa kita bersama, kita ingin mengamankan 3 poin di rumah kita. Anak-Anak sudah sepakat dan siap untuk bermain maksimal," katanya.
| Terdegradasi ke Liga 3 Tanpa Sekali Pun Menang, Sriwijaya FC Resmi Bubarkan Tim |
|
|---|
| Iwan Setiawan Optimistis Pertahanan Solid SFC Mampu Redam Agresivitas Ayam Kinantan |
|
|---|
| Duel Papan Bawah, Sriwijaya FC Targetkan Curi Poin di Kandang Persekat Tegal |
|
|---|
| Jamu PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC Siapkan Strategi Khusus dan Rotasi Pemain Demi Curi Poin |
|
|---|
| Sriwijaya FC Bertekad Curi Poin di Kandang Persiraja Banda Aceh pada Pekan Ke-22 Liga Championship |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ball-position-sfc.jpg)