Berita Sriwijaya FC

Attacking dan Counter Attack, Jadi Fokus Evaluasi Sriwijaya FC Jelang Hadapi Persikabo Liga 2

Amirul Mukminin mengakui ada dua hal yang menjadi evaluasi pelatih dari kelemahan 4 laga yang dilakoni Sriwijaya FC hingga belum meraih kemenangan.

|
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
MO SRIWIJAYA FC
Tim kepelatihan mencarikan strategi agar Sriwijaya FC bisa mengalahkan Persikabo pada laga lanjutan kompteisi Pegadaian Liga 2 2024/25 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (6/10/2024) pukul 15.30 nanti. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih caretaker Amirul Mukminin mengakui ada dua hal yang menjadi evaluasi pelatih dari kelemahan 4 laga yang telah dilakoni Sriwijaya FC hingga belum meraih kemenangan.

Hal inilah yang disiapkan tim kepelatihan untuk mencarikan strategi agar Sriwijaya FC bisa mengalahkan Persikabo pada laga lanjutan kompteisi Pegadaian Liga 2 2024/25 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (6/10/2024) pukul 15.30 nanti.

Amir yang di musim kompetisi 2022 menjadi gelandang serang dan menyandang ban kapten tim Sriwijaya FC menyebut attacking (menyerang) dan counter attack (antisipasi serangan balik lawan) yang perlu dibenahi.

"Dari faktor attacking (menyerang). Maksudnya dari sisi attacking semua orang tahu kita tidak bisa memanfaatkan finishing, juga gol yang tercipta oleh Persiraja itu hasil kelengahan kita. 

Mereka counter attack, kita tidak bisa mengantisipasi, tetapi setelah dari pertandingan itu, kami terus benahi bersama rekan-rekan pelatih. Kami berharap pemain paham taktikal bermain yang akan dimainkan nanti," beber Amir.

Tim Elang Andalas pun terus mengasah kemampuan finishing touch. Beberapa teknik eksekusi bola mati menjadi menu latihan yang harus dilakoni striker Sriwijaya FC Meghon Valpoort, Chencho Gyeltshen, dkk untuk persiapan laga kelimanya nanti.

Tim yang dimotori sang kapten tim Manda Cingi dkk di-drill melakukan tendangan bebas dan penalti. Selain itu, penyelesaian akhir melalui bola atas dilakukan, baik lewat tendangan bebas maupun sepak pojok yang menjadi kekurangan Sriwijaya FC selama ini.

Amir menyatakan, latihan itu sangat penting. Para penggawa Laskar Wong Kito diharapkan bisa meminimalkan peluang yang terbuang sia-sia.

"Seperti rekan-rekan pers lihat itulah bentuk latihan finishing yang terus kami asah," ungkap Amir.

Amir mengakui akurasi finishing touch sangat diperlukan sehingga permainan bisa lebih efektif untuk memecah krisis gol yang selama ini menghantui tim Elang Andalas. 

"Kami benahi karena di 4 pertandingan minim sekali gol. Kami berharap nanti di hari minggu akan tercipta gol," kata Amir.

Striker Meghon Valpoort tentunya akan merasa sangat terbantu dengan pola latihan itu. Sebab, pemain tengah menjadi lebih atraktif. Pemain yang dijadikan target man bisa lebih sering menerima bola matang.

Umpan gelandang atau sayap yang akurat sangat diperlukan striker. Sebagai target man tentunya harus mengasah akurasi tembakan.

Untuk menghadapi Persikabo 1973 asuhannya Djadjang Nurdjaman tentu para penggawa yang bakal menjadi target man telah disiapkan untuk membuktikan kemampuan mengatasi krisis gol.

Pelatih kelahiran Palembang 6 Agustus 1984 berdarah komering yang tinggal di Lorong Sikam Plaju mengaku dengan waktu yang ada ini akan membenahi kekurangan selama ini agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Persikabo 1973 dengan julukan Laskar Padjajaran
Maung Kumbang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved