Kongres PMII di Palembang

Peserta Kongres PMII di Palembang Ditodong, Mahasiswa Lampung Alami 6 Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Mahasiswa asal Lampung yang merupakan peserta Kongres PMII di Palembang menjadi korban curas (pencurian dengan kekerasan).

Editor: adi kurniawan
Handout
Mahasiswa asal Lampung yang merupakan peserta Kongres PMII di Palembang menjadi korban curas (pencurian dengan kekerasan). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Malang dialami Mardiansyah (23) seorang mahasiswa asal Jalan Datu Kampung Tiuh Balak Pasar Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan Lampung.

Mahasiswa asal Lampung yang merupakan peserta Kongres PMII di Palembang yang berlokasi di Jakabaring ini sudah menjadi korban curas (pencurian dengan kekerasan).

Tidak terima dengan peristiwa yang dialaminya korban pun, melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Jumat (9/8/2024), siang. 

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, peristiwa yang dialami Mardiansyah terjadi pada Jumat, 9 Agustus 2024 sekitar pukul 08.00 di Jalan Gubernur H Achmad Bastari dekat Lorong Budi Mulya II Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang tepatnya di dekat kantor PLN Rayon Ampera. 

Peristiwa ini dialami korban berawal pada 7 Agustus 2024 korban sampai di palembang tepatnya di stasiun kertapati pukul 18.00 WIB, lalu korban berjalan kaki dari stasiun ke Pombensin Jakabaring

Kemudian, korban menginap di mushola ponbensin tersebut, pada tanggal 8 Agustus malam korban diusir oleh satpam ponbensin dikarenakan tidak boleh tidur dimushola lagi.

Sehingga korban meninggalkan ponbensin dengan berjalan kaki ke arah Gor Jakabaring

Pada saat di TKP (tempat kejadian perkara) ada 2 orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor matic melewati korban lalu 2 orang pelaku tersebut putar balik selanjutnya dari arah belakang 2 orang pelaku langsung memberhentikan korban.

Saat itu pelaku mengatakan kepada korban "SINI HP KAU" saat korban hendak berlari tangan kiri korban dipegang oleh salah satu pelaku yang dibonceng lalu pelaku tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan langsung menusukkan ke arah tangan kiri korban dan punggung korban.

Panik membuat korban pun berteriak mintak tolong kepada gojek online yang sedang melintas di TKP lalu korban diantarkan oleh gojek online tersebut ke Bundaran Gor Jakabaring.

Kemudian korban dibawak oleh warga sekitar ke rumah sakit Hermina Jakabaring. Dan saat ini korban dirawat di rumah sakit hermina jakabaring tersebut.

Akibat kejadian ini korban harus kehilangan 1 buah dompet yang berisi Kartu identitas korban, STNK an.IRA ANGGRAINI dan Uang senilai Rp 150 ribu dan korban mengalami 5 Luka tusuk di Lengan tangan kiri dan 1 Luka tusuk di Punggung sebelah kiri sehingga mendapatkan 22 jahitan.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait melalui Kanit Ranmor Iptu Jhoni Palapa  mengatakan, sudah mengetahui TKP curas ini.

"Kita sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian, kita juga sudah mengambil keterangan saksi-saksi di TKP," ungkapnya. 

Hingga saat ini, lanjut Jhoni, untuk indetitas pelaku sudah dikantongi dan akan diburu.

"Pelaku masih kita kejar, saat melakukan aksinya pelaku tidak sendiri melainkan dua orang. Indetitas pelaku sudah kita kantongi," tegas Jhoni.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved