Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 40-41, Lembar Aktivitas 5 Debat Pro dan Kontra Globalisasi

Semoga Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 40-41 ini bisa menjadi referensi belajar peserta didik di rumah.

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Youtube
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 40-41, Lembar Aktivitas 5 Debat Pro dan Kontra Globalisasi 

SRIPOKU.COM - Berikut ini Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 40-41 Kurikulum Merdeka Lembar Aktivitas 5 Debat.

Semoga Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 40-41 ini bisa menjadi referensi belajar peserta didik di rumah.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 48 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Tradisi Mappalette Bola

Lembar Aktivitas 5

Debat

Debat Pro dan Kontra Globalisasi

Langkah 1. Persiapan (20')

Buatlah kelompok berjumlah 3-5 orang.

Jumlah kelompok yang ada di kelas harus genap agar bisa melakukan aktivitas berpasangan secara bergiliran.

Setelahnya tentukan siapa 2 kelompok yang akan melakukan debat di periode pertama, 2 kelompok yang akan melakukan debat di periode kedua dan seterusnya.

Setiap kelompok mendapatkan satu mosi (pertanyaan) menurut urutan periodenya, lalu tentukanlah siapa yang akan berperan sebagai kelompok pro dan siapa yang akan berperan sebagai kelompok kontra.

Mosinya adalanya sebagai berikut:

1. Globalisasi hanya menguntungkan negara-negara maju.

2. Globalisasi menghilangkan tradisi lokal.

3. Globalisasi lebih banyak membawa dampak negatif dari pada dampak positif.

Pelajari mosi yang menjadi pilihan kelompokmu.

Siapkan argumen yang mendukung sesuai dengan peran sebagai kelompok pro atau kontra.

Langkah 2. Pelaksanaan (30')

Lakukanlah aktivitas debat di kelas dengan tiga periode.

Guru akan berperan sebagai fasilitator yang memastikan setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya.

Langkah 3. Evaluasi & Refleksi (10')

- Catatlah kesimpulan mengenai topik debat yang sudah dilakukan dan perbaikan yang akan diusahakan di aktivitas berikutnya agar bisa lebih optimal.

- Globalisasi memengaruhi hidup kita sebagai remaja? Apa contoh globalisasi dalam keseharian kita.

- Aap dampak positif dan negatif dari globalisasi terhadap kita sebagai pelajar?

- Bagaimana cara menghindari dampak negatif dari globalisasi?

Pembahasan

Periode 1: Globalisasi hanya menguntungkan negara-negara maju

Kelompok pro:

Argumen:

1. Negara-negara maju memiliki infrastruktur yang lebih baik untuk memanfaatkan peluang globalisasi, seperti teknologi canggih dan sumber daya manusia yang berkualitas.

2. Negara-negara maju memiliki akses yang lebih mudah ke pasar global dan dapat mendominasi perdangangan internasional.

3. Keuntungan yang diperoleh dari globalisasi cenderung lebih besar bagi negara-negara maju karena memiliki modal dan teknologi untuk memproduksi barang dan jasa yang bernilai tinggi.

Kelompok Kontra

Argumen

1. Globalisasi memberikan peluang kepada negara berkembang untuk memperluas pasar dan meningkatkan ekonomi mereka melalui ekspor.

2. Negara-negara berkembang dapat menarik investasi asing yang dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur dan menciptakan lapangan kerja.

3. Adanya transfer teknologi dari negara maju ke negara berkembang yang dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas produksi di negera berkembang

Periode 2: Globalisasi menghilangkan tradisi lokal

Kelompok Pro:

Argumen:

1. Pengaruh budaya asing yang masuk melalui globalisasi dapat mengikis tradisi lokal dan menggantinya dengan budaya baru.

2. Generasi muda cenderung lebih tertarik pada budata pop dan gaya hidup yang diperkenalkan oleh globalisasi daripada melestarikan tradisi lokal.

3. Banyak tradisi lokal yang mulai punah karena tidak mampu bersaing dengan budaya global yang lebih populer dan mudah diakses.

Kelompok Kontra:

Argumen:

1. Globalisasi juga bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi lokal ke dunia internasional dan membuatnya lebih dikenal.

2. Banyak tradisi lokal yang justru dipertahankan dan dihidupkan kembali sebagai bentuk identitas dan kebanggan budaya di tengah arus globalisasi

3. Melalui globalisasi, masyarakat dapat belajar menghargai dan melestarikan tradisi lokal sambil tetap terbuka terhadap pengaruh budaya luar.

Periode 3: Globalisasi lebih banyak membawa dampak negatif daripada dampak positif

Kelompok Pro:

Argumen:

1. Globalisasi menyebabkan ketimpangan ekonomi yang semakin besar antara negara kaya dan negara miskin

2. Banyak perusahaan lokal yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan perusahaan multinasional

3. Globalisasi sering kali menyebabkan kerusakan lingkungan akibat peningkatan aktivitas industri dan konsumsi

Kelompok Kontra:
Argumen:

1. Globalisasi membuka peluang bagi negara-negara untuk saling bekerja sama dan meningkatkan kesejahteraan bersama

2. Pertukaran teknologi dan pengetahuan melalui globalisasi dapat mendorong inovasi dan perkembangan di berbagai bidang

3. Masyarakat dapat menikmati berbagai produk dan layanan dari berbagai negara yang meningkatkan kualitas hidup mereka.

Kesimpulan:

Globalisasi memengaruhi hidup kita sebagai remaja? Apa contoh globalisasi dalam keseharian kita?

Jawab: Globalisasi memengaruhi hidup remaja dengan banyak cara, terutama melalui pengaruh budaya, teknologi dan ekonomi global.

Contoh Globalisasi

1. Dalam Bidang Ekonomi

  • Membeli barang dengan menggunakan kartu kredit atau rekening bank
  • Melakukan jual beli secara daring melalui e-commerce.
  • Membayar barang yang dibeli dengan aplikasi dompet digital.
  • Kegiatan ekspor dan impor dari satu negara ke negara lain menjadi lebih mudah.
  • Adanya kerja sama di bidang ekonomi oleh negara-negara dunia.

2. Dalam Bidang Sosial dan Budaya

  • Kebudayaan asing lebih mudah masuk dan diterima di dalam negeri.
  • Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi penting.
  • Pergeseran gaya hidup masyarakat menjadi lebih maju dan modern.
  • Masyarakat lebih memilih bekerja di sektor industri dibanding agraris.
  • Tren mode dan busana internasional menjadi lebih diminati.
  • Peningkatan atau kemunduran norma-norma sosial di masyarakat

3. Dalam Bidang Politik

  • Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama internasional.
  • Partisipasi aktif dalam politik internasional untuk mencapai perdamaian dunia,
  • Terbentuknya organisasi internasional.

4. Dalam Bidang Pendidikan

  • Pertukaran pelajar.
  • Kemudahan mengakses internet untuk menunjang kegiatan belajar.
  • Belajar dan mengajar berbasis teknologi.

Dampak Positif Globalisasi

Globalisasi bagaikan dua mata pisau.

Satu sisi memberikan keuntungan dan di sisi lain memberikan dampak buruk.

1. Masyarakat Semakin Maju

Teknologi dapat dengan mudah masuk dan diterima oleh oleh masyarakat karena adanya globalisasi.

Perkembangan teknologi semakin meluas hingga menjangkau sleuruh dunia.

Misalnya, motor, mobil, laptop, gawai, dan teknologi lainnya semakin mudah didapatkan.

Keterbukaan informasi memberikan kemudahan bagi setiap pelaku infdustri untuk meniru atau mengadaptasi teknologi dari satu atau beberapa rumah produksi.

Penemuan dan perkembangan teknologi ini menyebabkan kemajuan pada kehidupan masyarakat.

2. Semangat Kerja Meningkat

Globalisasi menyebabkan persaingan akan semakin cepat.

Kita harus terus berjuang untuk dapat sejajar bahkan mendahului negara lain.

Sehingga, akan menjadi negara yang maju.

Sebagai masyarakat baik dari kelas bawah ataupun atas harus terus berjuang untuk tetap bertahan di era globalisasi ini.

Persaingan tersebut harud dihadapi dengan semangat belajar yang tinggi.

Hal ini disebabkan, nantinya saingan tidak hanya berasal dari negara sendiri, tetapi juga dari negara-negara lain.

3. Pasar Semakin Luas

Dalam hal ekonomi, dampak globalisasi adalah memberikan kemudahan penjualan hasil produksi dari dalam negeri untuk dijual ke luar negeri.

Setiap negara dapat memperoleh pasar yang lebih luas.

Namun, syaratnya, yakni produk tersebut memiliki daya saing yang tinggi.

4. Pertukaran Budaya

Globalisasi memberikan kemudakan dalam pertukaran informasi.

Hal ini menyebabkan budaya asing mudah untuk masuk ke dalam suatu negara.

Sehingga, budaya tersebut akan terserap dengan mudah di negara lain.

5. Ruang Sosial Semakin Terbuka

Teknologi memberikan kemudahan bagi manusia termasuk dalam hal terhubung dengan orang lain.

Seseorang dapat bertukar kabar dengan mudah.

Fasilitas-fasilitas yang ada juga memberikan ruang terbuka untuk menambah jaringan atau memperluas pergaulan di seluruh negara.

Misalnya dengan menggunakan email, chatting, telepon, video call, dan cara lainnya untuk dapat bertemu dengan kolega atau teman yang berada di luar negeri sekalipun.

Dampak Negatif Globalisasi

Di sampaing dampak positifnya, globalisasi juga memberikan dampak buruk. 

1. Membanjirnya Produk Impor

Dampak negatif dari globalisasi, yakni banyaknya produk impor.

Di era globalisasi, perdagangan antarnegara menjadi lebih mudah sehingga banyak produk luar negeri yang masuk ke dalam negeri.

Mulai dari berbagai barang elektronik, motor, mobil, dan barang lainnya adalah milik perusahaan luar negeri.

Jumlah penduduk Indonesia menjadi potensi sebagai sasaran pasar berbagai produk luar negeri.

Ditambah lagi di era globalisasi ini menjadi hambatan perdagangan antarnegara menjadi semakin terbatas.

Harga barang-barang menjadi lebih murah.

Hal tersebut menyebabkan produk dalam negeri semakin tersisih. Kegiatan produksi dalam negeri menjadi terabaikan.

2. Menyempitnya Lapangan Pekerjaan

Globalisasi menyebabkan persaingan di dunia kerja semakin meningkat.

Globalisasi menyebabkan banyak tenaga kerja asing dengan mudah masuk ke dalam negeri.

Tenaga-tenaga kerja tersebut merupakan tenaga ahli yang menguasai berbagai bidang kehidupan.

Hal tersebut mengurangi kesempatan kerja bagi tenaga kerja dalam negeri.

Tentu hal ini menjadikan persaingan kerja semakin meningkat.

Tenaga kerja Indonesia tidak hanya bersaing dengan tenaga kerja dalam negeri.

Mereka juga harus memperhitungkan masuknya tenaga kerja asing.

3. Ketergantungn dengan Negara Maju

Sarana dan prasarana ekonomi di negara berkembang masih kurang.

Oleh karena itu, negara berkembang akan berlomba-lomba mencari pinjaman modal kepada negara maju.

Hal tersebut menyebabkan negara maju yang memberi pinjaman dapat mengelola sumber daya di negara berkembang dengan bebas.

Pada umumnya, negara berkembang masih menjadi korban dengan adanya globalisasi.

Oleh sebab itu, setiap negara mulai mengembangkan diri untuk meningkatkan daya saingnya.

4. Nilai-Nilai Sosial Memudar

Budaya-budaya dari luar negeri dapat dengan mudah masuk ke dalam Indonesia.

Hal ini menyebabkan masyarakat meniru budaya-budaya tersebut.

Sehingga, menyebabkan ketidakpedulian kepada sesama atau memudarnya kepekaan.

Nilai kebersamaan dalam gotong royong dan musyawarah mulai menghilang.

Orang sibuk bekerja setiap harinya sehingga kurang mempedulikan lingkungan sekitar.

Masyarakat yang hidup dalam semangat gotong royong akan memudar.

Kemudian, beralih menjadi msyarakat yang individualistik yang hanya mementingkan kebutuhan pribadi.

Tidak hanya itu, nilai budaya, norma, dan tradisi masyarakat juga berubah.

5. Kerusakan Lingkungan

Globalisasi turut merusak lingkungan. Adanya daya saing tinggi dan tuntutan untuk maju menjadikan negara-negara melakukan berbagai cara.

Salah satunya dengan melakukan pembangunan atau inovasi lainnya dengan mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan kerusakan lingkungan yang akan terjadi.

Akibatnaya, polusi udaara semakin meningkat, bencana terjadi di mana-mana, suhu bumi meningkat, permumkaan air laut yang semakin tinggi, mencairnya es di kutub, dan kerusakan-kerusakan lainnya.

Kerusakan alam ini tidak dirasakan oleh pemilik modal, tetapi masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan daerah industri atau daerah-daerah terdampak krisis iklim lainnya.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved