Berita Ogan Ilir
Tips dari PPL Indralaya Utara Supaya Tanaman Terong Terhindar dari Serangan Hama dan Penyakit
"Meski tanaman terong terbilang mudah dalam pembudidayaannya, tapi kalau sudah diserang tetap repot juga
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Petani terong di Indralaya Utara, Ogan Ilir, mengeluhkan tanaman yang rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
Para petani kini berupaya menyiasati metode yang tepat dalam perawatan tanaman terong.
Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Indralaya Utara, Aprianto menyebut ada beberapa hama penyakit yang biasanya menyerang tanaman terong.
Diantaranya seperti kutu daun, layu bakteri, busuk buah, nematoda akar dan ulat grayak.
"Meski tanaman terong terbilang mudah dalam pembudidayaannya, tapi kalau sudah diserang tetap repot juga," kata Aprianto ditemui di lahan miliknya, Sabtu (3/8/2024).
Menurut Aprianto, hama yang sering dijumpai pada tanaman terong adalah ulat grayak.
"Ulat ini hidup di dalam terong. Membuat tanaman rentan busuk, belum waktunya terong dipanen biasanya sudah mengalami busuk buah," ungkapnya.
Dijelaskannya, ulat grayak akan menggigit daun, buah dan merusak tanaman terong.
Pengendaliannya bisa dilakukan penyemprotan insektisida sesuai dosis yang diperlukan.
Di samping itu, pembusukan buah juga disebabkan oleh kontaminasi jamur.
Pengendalian dapat dilakukan dengan memastikan drainase yang baik dan mencegah genangan air di sekitar tanaman.
"Ada lagi kutu daun. Gejalanya itu ada kerusakan pada daun muda dan kematian tanaman," ujar Aprianto.
Pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan perendaman benih sebelum tanam, sanitasi kebun secara teratur dan buat jarak tanaman dengan baik.
Kemudian penyakit layu bakteri, juga dapat menyebabkan kematian pada tanaman terong.
Langkah pengendaliannya tidak ada pengobatan khusus, namun dapat dihindari penyebaran dengan membuang tanaman yang terinfeksi.
Selanjutnya nematoda akar, biasanya akan merusak akar tanaman terong.
Pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan varietas tahan nematoda dan rotasi tanaman.
"Pastikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi pemupukan tanaman agar ketahanan terong terhadap penyakit dapat lebih resisten," jelas Aprianto.
Kemudian lakukan pembersihan gulma secara rutin dan pengecekan secara berkala.
"Sehingga pengamatan dan pencegahan penyakit atau serangan hama dapat segera dilakukan," jelasnya lagi.
| Kondisi Infrastruktur di Ogan Ilir, Sejumlah Jalan dan Jembatan Putus |
|
|---|
| Ogah Tunggu Kang Dedi Mulyadi, Warga Tanjung Batu-Payaraman Ogan Ilir Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
| Siang Bolong Jalan Burai-Tanjung Senai Rawan Begal, Pelaku Incar Perempuan dan Anak-anak |
|
|---|
| Pemuda Asal Pemulutan Ini Berbuat tak Senonoh ke Cewek Remaja, TKP di Taman Teluk Seruo Indralaya |
|
|---|
| Kerusakan Jalan Tanjung Batu-Payaraman Ogan Ilir, Warga Tunggu Realisasi Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Hama-terong.jpg)