Berita Palembang
Backlog di Sumsel Capai 340.256 KK, Kota Palembang Terbanyak Kekurangan Perumahan
Angka kekurangan (backlog) Perumahan di Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat 340.256 KK pada tahun 2023.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Angka kekurangan (backlog) Perumahan di Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat 340.256 KK pada tahun 2023.
Adapun Palembang mejadi tertinggi backlog di Sumsel mencapai 105.226 KK.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Novian Aswardani, mengatakan backlog tersebar di 17 kabupaten kota di Sumsel.
"Sumsel ada 340.256 KK dari total 2.014.081 KK," kata dia, Senin (3/6/2024).
Menurutnya, upaya untuk mengurangi backlog berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Namun memang selama masih pertumbuhan penduduk maka backlog akan terus bertambah, sedang lahan tidak bertambah.
Ia pun mencontohkan, misal punya lima saudara, dan nikah artinya ada kebutuhan rumah baru. Kebutuhan rumah artinya akan terus bertambah tinggal bagaimana upaya untuk mengakselerasikan itu.
"Untuk potensi pengembangan perumahan berada di kabupaten/kota masing-masing, jadi provinsi hanya sebagai pembina, pengawasan dan monitoring," ungkapnya.
Harapannya pengembangan perumahan sebaiknya di kawasan yang tidak berpotensi bencana banjir dan tidak menghilangkan daerah-daerah resapan yang ada.
Menurutnya, kalau secara makro potensi perumahan di Sumsel cukup baik tergantung pertumbuhan ekonomi di Sumsel.
Sementara itu terkait tabungan perumahan rakyat (Tapera) menurutnya itu program pemerintah. Tapera itu merupakan upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah
"Kalau kita hanya memberikan kebutuhan perumahan seperti backlog yang ada saat ini. Untuk keperluan data yang lainnya masih di analisa," ungkapnya.
Sementara itu Penjabat Gubernur Sumsel Agus Fatoni, saat diwawancarai tentang Tapera belum mau berkomentar terkait hal tersebut.
"Itu program pusat," katanya singkat.
Sebagai informasi berikut rincian backlog di Sumsel, OKU backlognya 18.149, OKI backlognya 23.723, Muara Enim backlognya 18.733, Lahat backlognya 18.634, Musi Rawas backlognya 9.254 , Musi Banyuasin backlognya 20.985, Banyuasin backlognya 22.482, OKU Timur backlognya 12.185, OKU Selatan backlognya 19.785, Ogan Ilir backlognya 14.251, Empat Lawang backlognya 14.569, Pali backlognya 6.216, Musi Rawas Utara backlognya 8.281, Palembang backlognya 105.226, Pagaralam backlognya 9.363, Lubuklinggau backlognya 10.969, Prabumulih backlognya 7.450.
| Kronologi Tiga Ponsel Siswa SD Negeri 83 Palembang Hilang Saat Yasinan, Dalam Tas Kelas Lagi Kosong |
|
|---|
| Pembelian BBM Subsidi Mobil Pribadi Kini Dibatasi Maksimal 50 Liter per Hari, Berikut Daftarnya |
|
|---|
| Empat Atlet Disabilitas Dapat Reward Pembuatan SIM D1 Gratis di Satpas Polrestabes Palembang |
|
|---|
| Dituduh Selingkuh, IRT di Palembang Dianiaya Suami dengan Senjata Tajam Saat Tidur |
|
|---|
| PLTSa Keramasan Jadi Solusi Sampah Palembang, Siap Olah 1.000 Ton Sampah per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-perumahan_20151115_200632.jpg)