Video Gerak-gerik OPM Terus Dipantau Drone TNI, Pangkostrad: Kami Sudah Dilatih!

Penggunaan drone cukup efektif, salah satu buktinya terlihat saat OPM hendak bikin onar di Distrik Homeyo pada 10 Mei 2024 ini.

Editor: refly permana
Kolase/SRIPOKU.COM
Ilustrasi pengamanan TNI terhadap gerak-gerik OPM. 

SRIPOKU.COM - TNI mengawasi gerak-gerik OPM bukan hanya dari daratan, tetapi dari udara.

Memanfaatkan teknologi terkini, TNI menggunakan drone dan sudah beberapa kali terbukti mencegah OPM bergerak.

Ternyata, mengoperasikan drone sudah menjadi salah satu keharuan anggota TNI.

Hal ini diakui sendiri oleh Panglima Komandi Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Penggunaan drone cukup efektif, salah satu buktinya terlihat saat OPM hendak bikin onar di Distrik Homeyo pada 10 Mei 2024 ini.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, kala itu mengatakan kejadian berawal pada pukul 14.15 WIT.

Pihaknya menerima informasi organisasi separatis yang juga dinamakan KKB ini akan melakukan penyerangan ke Polsek dan Koramil.

Lalu, sekitar pukul 14.20 WIT, aparat gabungan TNI-Polri menerbangkan drone untuk melakukan pantauan udara.

Setelah drone diterbangkan, terpantau KKB yang diduga melakukan persiapan penyerangan ke Polsek dan Koramil.

Mengutip TribunPapua.com, Satgas Nanggala melepas satu tembakan ke arah posisi KKB dan langsung direspon oleh KKB hingga terjadi kontak tembak.

Kontak tembak berlangsung satu jam dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dari aparat keamanan ataupun KKB.

Mengutip TribunJabar.id lewat wawancara eksklusif Febby Mahendra selaku Direktur Pemberitaan Tribun Network, Letjen M Saleh tak menampik soal anggotanya wajib mahir mengoperasikan drone.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved