Asal Usul Nama Tanjakan Emen Hingga Cerita Mistis TKP Bus Terguling di Ciater, Subang
Tempat kejadian perkara (TKP) bus maut terguling yang ditumpangi pelajar SMK Lingga Kencana Depok, bukan yang pertama kali menelan banyak korban
SRIPOKU.COM -- Tempat kejadian perkara (TKP) bus maut terguling yang ditumpangi pelajar SMK Lingga Kencana Depok, bukan yang pertama kali menelan banyak korban, tetapi setidaknya ada dua musibah kecelakaan maut yang menelan sejumlah korban jiwa penumpang bus pernah terjadi di daerah Subang, Jawa Barat.
Kecelakaan yang banyak menelan korban jiwa yang membuat sorotan terjadi pada bus pariwisata yang terguling menyebabkan 15 penumpangnya tewas di Tanjakan Emen, Sabtu (10/2/2018) silam.
Kemudian bus rombongan siswa SMA Al Huda Cengkareng, Jakarta Barat juga mengalami kecelakaan fatal pada Selasa (17/6/2014) malam sekitar pukul 18.00 WIB di Tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.
Percaya atau tidak, terdapat cerita misteri berbau mistik terkait Tanjakan Emen yang persisnya terbentang sebelum jalan menuju pintu objek wisata air panas Ciater tersebut.
Dadan Wahyudin, pengguna Kompasiana, pernah menuliskan asal usul ruas Jalan Raya Bandung-Subang tersebut lebih beken disebut 'Tanjakan Emen'.
"Menurut cerita di kalangan warga, alkisah Emen dikenal sopir pemberani. Emen mengemudikan oplet jurusan Bandung-Subang. Ia tewas kecelakaan di daerah itu saat mengangkut ikan asin dari Ciroyom Bandung menuju Subang, tahun 1964," tulis Dadan di Kompasiana.com, 1 Agustus 2010 silam.
Kala itu, tutur Dadan dalam tulisannya berjudul "Melewati Legenda Tanjakan Emen, Ciater Subang", kendaraan yang disopiri Emen terbalik dan terbakar.
Terjadi sederet peristiwa aneh
Nahas bagi Emen, dia terbakar hidup-hidup hingga tewas.
Konon, saat itu, Emen dikenal sebagai satu-satunya sopir yang berani mengemudikan kendaraan pada malam hari.
"Setelah peristiwa itu, warga sekitar meyakini arwah Emen bergentayangan dan mengganggu para pengemudi yang berani melintas di daerah tersebut, terutama pada malam hari. Kejadian rem blong, bus tergelincir dan kendaraan terperosok kerap terjadi di jalur ini," tuturnya.
Tak sedikit pula, sambungnya, terjadi peristiwa aneh seperti kendaraan tiba-tiba mogok, sopir atau penumpang kendaraan bermotor kesurupan saat melintasi Tanjakan Emen.
Versi lain tentang asal usul "Tanjakan Emen" menyebutkan, nama tersebut mulai melekat saat ada seseorang bernama Emen menjadi korban tabrak lari di daerah itu.
Kemudian, mayat Emen bukannya ditolong malah disembunyikan di rimbun pepohonan sekitar tanjakan tersebut.
Tak diketahui kapan terjadi peristiwa tabrak lari tersebut.
| Kecelakaan di Pangkal Jembatan Ampera Palembang, Angkot Warna Kuning Rute Kertapati-Ampera Terbalik |
|
|---|
| Lirik Lagu Dunia Yang Nanti - Raim Laode, Tentang Cinta yang Tak Bisa Dimiliki |
|
|---|
| Latihan Soal PAS/SAS/UAS PJOK Kelas 1 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Jawaban |
|
|---|
| Soal PAS/SAS/UAS IPAS Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
| Soal PAS/SAS/UAS IPAS Kelas 1 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rombongan-SMK-Lingga-Kencana-Depok.jpg)