Ramadan 2024

Bacaan Niat Solat Idul Fitri yang Dikerjakan Sendiri Ataupun Berjamaah, Lengkap Tata Cara dan Takbir

Di bawah ini bacaan doa niat solat Idul Fitri baik yang dilaksanakan sendirian maupun berjamaah bersama imam.

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Odi Aria
via Tribunjabar
Bacaan Niat Solat Idul Fitri yang Dikerjakan Sendiri Ataupun Berjamaah 

SRIPOKU.COM - Berikut ini bacaan doa niat solat Idul Fitri baik sendirian maupun berjamah.

Bacaan doa niat solat Idul Fitri atau Solat Eid ini ada yang ditulis dalam Bahasa Arab, latin serta dilengkap dengan artinya.

Di bawah ini bacaan doa niat solat Idul Fitri baik yang dilaksanakan sendirian maupun berjamaah bersama imam.

Waktu shalat Idul Fitri dimulai dari terbit matahari sampai tergelincirnya.

Kedua sholat hari raya tersebut, hukumnya sunnat muakkad bagi laki-laki dan perempuan, mukim atau musafir.

Boleh dikerjakan sendirian dan sebaiknya dilakukan berjama'ah. 

Solat Idul Fitri ditunaikan setahun sekali. Karena itulah mungkin kita lupa bagaimana Niat Sholat Idul Fitri.

Niat dan Tata Cara Solat Idul Fitri Sendirian

Secara umum tidak ada perbedaan, kecuali tidak ada khutbah dan dilakukan dengan cara sir (suara rendah).

Tetap dengan niat tunai, bukan qadha.

Dan dilakukan hanya dua rakaat karena dua khutbah id bukan rukun namun hanya sunat.

Demikian dalam mazhab Syafi'i.

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri

1. Niat Sholat Sendirian

Shalat id didahului niat yang jika dilafalkan akan berbunyi

أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى

“ushallî rak‘ataini sunnata li ‘îdil fithri adaan lillahi ta'ala”.

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat tunai karena Allah ta’ala.”

Hukum melafalkan niat ini adalah sunnah, yang wajib adalah secara sadar dan sengaja dalam batin berniat menunaikan salat sunnah Idul Fitri.

Salat Idul Fitri tidak diawali dengan azan atau iqamah.

Niat Sholat sebagai Imam

Berikut bacaan niat sholat Idul Fitri berjamaah sebagai imam:

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta‘ala.

Artinya: Aku menyengaja sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.

Niat Sholat sebagai Makmum

Berikut bacaan niat sholat Idul Fitri berjamaah sebagai makmum:

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta‘ala.

Artinya: Aku menyengaja sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

2. Takbiratul Ikhram

Takbiratul ihram sebagaimana solat biasa.

Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.

3. Takbir 7 kali di rakaat pertama

Di rakaat pertama terdapat tujuh takbir yang harus dilakukan.

Hal ini dilakukan setelah pembacaan do’a iftitah selesai.

Adapun lafaz bacaannya sebagai berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً ا

Allahu akbaru kabiiran wal hamdu lillahi katsiran wasubhana allahi bukratan wa ashilan

Artinya:” Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak , Maha Suci Allah baik waktu pagi dan petang.”

Boleh juga membaca lafaz berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر

Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah,wallahu akbar

4. Alfatihah

Membaca Surat al-Fatihah.

Setelah melaksanakan rukun ini, dianjurkan membaca Surah Qaf atau surah Al-'Ala.

5. Takbir 5 kali pada rakaat kedua

Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “Allaahu akbar” seperti sebelumnya.

6. Baca Surat Pendek

Kemudian fatihah dan surah al-Qamar atau surah al -Ghasyiyah.

Demikian penjelasan Imam Nawawi dalam kitab al Adzkar.

Perlu diketahui, hukum takbir tambahan ini sunnah sehingga apabila terjadi kelupaan mengerjakannya, tidak membatalkan shalat id.

7. Salam

Setelah salam, bertakbir Id, dan ditutup dengan doa apa saja, baik doa warid (kebiasaan) atau doa dalam bahasa yang dipahami.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved