Berita Palembang
Nukid Shelter Hadir di Opi Mal, Bisa Terapi di Mal
Nukid Shelter merupakan layanan kesehatan, berupa layanan terapi seperti fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Nukid Shelter merupakan layanan kesehatan, berupa layanan terapi seperti fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara.
Kini Nukid Shelter hadir di Opi Mal Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).
"Untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, kita buka di Opi Mal," kata Direktur Utama Nukid Shelter Hapni Pratama AMd TW saat dikonfirmasi, Senin (25/3/2024).
Menurutnya, layanan terapi yang dihadirkan untuk anak-anak, dewasa dan lansia. Untuk layanan terapi bisa dilakukan di setiap cabang Nukid Shelter.
"Kita ada empat cabang yaitu di Kenten Yuka Residence, di Jalan Tribrata belakang makam Pahlawan, Jalan Kikim, Demang Lebar Daun dan Opi Mal," katanya.
Menurutnya, ini cabang pertama kali yang ada di mal, mengingat mal adalah tempat masyarakat banyak berkumpul.
Harapannya masyarakat lebih mengenal Nukid Shelter dan mengetahui tentang terapi.
"Karena masih banyak juga masyarakat yang belum tahu, kalau anak yang terlambat bicara butu terapi. Begitu juga dengan anak yang berkebutuhan khusus harus diterapi juga," ungkapnya.
Menurutnya, dengan merambah ke mal, diharapkan masyarakat lebih mengetahui Nukid Shelter dan ketika lagi jalan-jalan ataupun belanja bisa lihat-lihat serta bisa nanya-nanya secara langsung.
"Untuk tarifnya per satu kali datang Rp 100 ribu, tapi kalau ambil paket ada diskon khusus. Bisa juga menggunakan asuransi Mandiri InHealth, sedangkan untuk BPJS Kesehatan belum bisa harapannya segera bisa," tutur Hapni Pratama.
Menurut Hapni Pratama, untuk terapi wicara misal seminggu tiga kali, namun paling bagus setiap hari.
Kalau untuk capaian tergantung kondisi anaknya juga, semakin dini semakin cepat bisa dipulihkan.
"Terapi semakin cepat semakin bagus, memberikan pelayanan sedini mungkin dengan hasil seoptimal mungkin.
Untuk fasilitas kita ada tempat kelas, sensori integrasi, terapi, toilet dan lain-lain," tutup Hapni Pratama.
| Photobooth Koran Jadul di Tepian Sungai Musi Viral, Pengunjung Rela Antre Panjang |
|
|---|
| DPRD Sumsel Desak Penindakan Tegas Truk Batubara yang Masih Nekat Melintasi Jalan Umum |
|
|---|
| Emas Perhiasan Capai Rp 14 Juta Per Suku, Calon Mempelai Pria Pusing Mikirin Emas Kawin |
|
|---|
| Aturan Angkutan Batu Bara di Sumsel Ganggu Produksi Semen Baturaja, Dirut SMBR Minta Kelonggaran |
|
|---|
| Izin Pinjam Pakai Belum Terbit, Pembukaan Wisata Tower Jembatan Ampera untuk Umum Kembali Tertunda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Direktur-Utama-Nukid-Shelter-Hapni-Pratama-AMd-TW-berfoto-bersama-di-Opi-Mal-Palembang.jpg)