Berita Selebriti

Pengakuan Furry Setya Cari Psikiater hingga Rela Antre di RSJ, 'Aku Enggak Kuat'

Pengakuan aktor Furry Setya sebulan sebelum bercerai dari Dwinda Ratna, sempat mendatangi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Semarang hingga ke psikiater

Editor: adi kurniawan
Youtube
Pengakuan aktor Furry Setya sebulan sebelum bercerai dari Dwinda Ratna, sempat mendatangi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Semarang hingga ke psikiater 

SRIPOKU.COM -- Pengakuan aktor Furry Setya sebulan sebelum bercerai dari Dwinda Ratna, sempat mendatangi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Semarang.

Furry mengaku, merasa sudah tak mampu menampung semua beban pikirannya sendiri.

"Desember tahun kemarin ke psikiater aku, di Semarang," ujar Furry dikutip dari YouTube Melaney Ricardo.

"Aku enggak kuat, takut gila aku. Beneran aku sampai ke psikiater, sampai nyarinya ke rumah sakit jiwa di Semarang," lanjutnya.

Bahkan Furry saat itu rela antre bersama pasien lain, hanya ingin segera mendapat jawaban atas semua yang dirasakan.

"Aku mikirnya, kalau aku pengin nyari psikiater yang hebat, kalau di RSJ spesialis kejiwaan, asal tunjuk pasti ada, karena memang itu tempatnya, aku enggak malu," tutur Furry.

"Begitu lihat antre, enggak malu aku, (tetap) antre. Petugasnya aja bilang 'Mas Pur ya?' Iya pak," imbuhnya.

Baca juga: 5 Tahun Bertahan, Furry Setya Sudah Lama Ada Niat Ceraikan Dwinda Ratna, Rahasia Rumah Tangga Bocor

Namun karena tak sabar dengan panjangnya antrean Furry akhirnya mencari rumah sakit lain.

"Aku saking pengin cepet ketemu psikiater, aku pindah rumah sakit," ucap Furry.

Setelah bertemu psikiater, Furry disebut mengalami depresi dan disarankan untuk bisa berdamai dengan dirinya sendiri.

"'Kamu depresi mas, emang ada masa lalu yang belum selesai?' Saya enggak tahu dok," kata Furry, namun menegaskan bahwa masa lalu itu bukan tentang mantan istrinya.

"'Coba deh mas berdamai dengan diri sendiri, maafkan diri sendiri, jangan selalu salahkan diri sendiri, apa pun itu. Kamu pengin membahagiakan orang lain, lah dirimu enggak bahagia itu pun masalah lho mas, itu kamu palsu, maafkan diri sendiri dulu,'" lanjut Furry menirukan ucapan psikiaternya.

Saat itu Furry diberi waktu dua minggu untuk kembali konsultasi lagi tapi disarankan datang bersama istri.

"Aku dikasih waktu dua minggu, 'nanti balik sini lagi ajak istri,' tapi semuanya sudah terlambat," ucap Furry mencoba tersenyum.

Tak paham dengan yang dialami dirinya sendiri, Furry menduga adanya ganjalan dalam hati dan pikirannya terjadi karena trauma masa lalu dan ekspektasi yang dia ciptakan sendiri.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved