Bocah Tewas Disambar Petir
Sosok Bocah Perempuan Tewas Disambar Petir di Prabumulih, Dikenal Anak yang Baik dan Supel
keseharian dari anak Heri dan Mala itu banyak di lingkungan SD 19, 33 dan 45 karena dekat dengan rumahnya namun saat kejadian korban sedang ke rumah n
Penulis: Edison Bastari | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kepergian Resti Amanda Zafira (10) anak perempuan di kota Prabumulih yang meninggal dunia akibat tersambar petir ketika bermain hujan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para tetangga.
Menurut para tetangga, bocah perempuan yang akrab dipanggil Manda itu sangat baik tidak hanya kepada sesama temannya namun juga kepada orang-orang dewasa yang ia kenal.
"Manda itu anaknya luwes bergaul dengan anak-anak di kampung CPM bermain bersama. Banyak kenangan antara Manda dan masing-masing warga disini baik sesama temannya maupun orang dewasa karena Manda itu hobi tegur sapa," ungkap Serli Fitriyati kepada wartawan saat diwawancara, Rabu (7/2/2024).
Serli mengatakan, keseharian dari anak Heri dan Mala itu banyak di lingkungan SD 19, 33 dan 45 karena dekat dengan rumahnya namun saat kejadian korban sedang ke rumah neneknya.
"Manda ini juga sering ke masjid dengan anak yang lain karena rumahnya dekat masjid, waktu kejadian dia mandi hujan bareng teman-temannya," kata Serli.
Yang membuat Serli sedih, sebelum kejadian atau tepatnya pukul 13.30 Manda sempat belanja ke warungnya untuk membeli coklat silver queen dan saat itu bercerita dengannya dan orang tua Serli.
"Qodarullah itulah terakhir percakapan kami, aku bilang Manda tabung lagi banyak-banyak biar bisa beli Silverqueen sama tante dan dijawabnya iya tante, lalu dia pergi," kenang Serli sedih.
Lebih lanjut Serli menjelaskan jika saat kejadian Manda bersama anak yang lain namun yang kena hanya almarhumah saja dan dua korban lainnya berada cukup jauh.
"Jenazah Manda bagus, mulua tidak terbakar sedikitpun. Sedangkan dua korban lainnya terbakar tapi alhamdulilah selamat," katanya seraya mengingatkan orang tua agarengentikan anak mandi hujan jika ada petir.
Kronologi Kejadian
Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan di kota Prabumulih meninggal dunia akibat tersambar petir ketika bermain hujan.
Bocah malang tersebut berinisial RAZ (10) warga Jalan Arjuna Komplek CPM Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih.
Tak hanya RAZ, namun korban lain inisial AL (12) dan seorang ibu-ibu bernama Ermalia (52) yang juga berada di sekitar lokasi kejadian ikut tersambar petir.
Namun keduanya selamat dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah.
Korban AL mengalami luka bakar di punggung sebelah kiri dan Ermalia mengalami luka bakar akibat tersambar petir di tangan sebelah kiri namun tidak terlalu parah.
| Bocah di Prabumulih Tewas Disambar Petir, BMKG Imbau Warga Hindari Aktivitas Luar Ruangan Saat Hujan |
|
|---|
| Bocah di Prabumulih Tewas Disambar Petir, Berikut Tips Terhindar Sambaran Petir Saat di Luar Ruangan |
|
|---|
| Kronologi Bocah 10 Tahun di Prabumulih Tewas Disambar Petir, Dua Korban Lain Selamat |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Bocah 10 Tahun di Prabumulih Tewas Disambar Petir Saat Mandi Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Sosok-Bocah-Perempuan-Tewas-Disambar-Petir-di-Prabumulih-Dikenal-Anak-yang-Baik-dan-Supel.jpg)