Pemilu 2024

Cerita Pengusaha Tenda Panen Cuan, Jelang Pemilu 2024

Jelang Pemilu 2024 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024, pengusaha tenda di Palembang mengaku moment ini panen cuan.

Penulis: Arief Basuki | Editor: adi kurniawan
Handout
Ilustrasi Tenda -- Jelang Pemilu 2024 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024, pengusaha tenda di Palembang mengaku moment ini panen cuan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jelang Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024, pengusaha tenda di Palembang mengaku di moment ini panen cuan.

Hal tersebut dikarenakan penyewaan yang dimilikinya sudah full booking atau penuh pesanan dari warga untuk mendirikan TPS.

Seperti Doni Tenda di wilayah Sekip yang mengaku 30 unit tenda miliknya sudah full dipesan warga, untuk mendirikan TPS sejak jauh hari.

"Sekarang sudah penuh, tidak bisa lagi mesan tenda untuk pendirian TPS, dan pemesanan ini sudah penuh sejak tiga hingga dua minggu lagi, jadi kita tidak melayaninya, " kata Doni.

Dalam penyewaan itu sendiri, pihaknya sendiri menaikkan harga sewa tenda dari biasanya Rp 150 ribu per unit menjadi Rp 200 ribu per unit untuk maksimal 3 hari.

"Ya karena permintaan yang tinggi, pastinya harga juga naik dan itu sudah biasa, " papar Doni.

Meski sudah full untuk pesanan tenda, namun pihaknya tetap menyediakan tenda untuk warga yang hendak menggekar hajatan atau yang terkena musibah.

Baca juga: Biaya Pendirian TPS Tak Jelas, KPPS Bingung Mau Pesan Tenda, KPU Palembang Buka Suara

"Sebab biasanya kalau hajatan itu digunakan hari minggu, jadi sebelum dan sesudah digunakan bisa digeser saja. Yang jadi masalah kalah ada orang kena musibah pada hari H Pemilu itu akan susah kita mengaturnya, disatu sisi juga karena orang lagi berduka, tinggal kita atur sendiri, " tuturnya.

Ditambahkan Doni, meski pendapatan akan meningkat namun jumlah unit yang mereka sewa akan semakin kecil, karena rata-rata untuk TPS yang menyewa dari 2 sampai 4 unit saja.

"Inikan tebagi- bagi, sehingga tiang yang digunakan untuk banyak tenda semakin sedikit. Biasanya bisa 40 sampai 50 unit, ini hanya 30 unit saja, dan yang kerja juga akan semakin repot, sehingga sesuai dengan pendapatan yang didapat, " ujarnya.

Biaya Pendirian TPS Tak Jelas

Sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di kota Palembang, mempertanyakan biaya untuk pendirian Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum jelas hingga saat ini.

Padahal Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024, tinggal satu pekan lagi.

Dimana, masyarakat akan memilih anggota Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dalam waktu bersamaan.

Seperti yang diungkapkan salah satu Ketua KPPS di Kecamatan Sako Tema, yang belum mengetahui secara pasti besaran anggaran yang diperuntukkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk setiap pendirian TPS.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved