Kunci Jawaban
20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 BAB 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka, Aksi Nyata Para Pelindung Bumi
Bagi siswa kelas 7 SMP yang mempelajari Bahasa Indonesia dengan materi Aksi Nyata Para Pelindung Bumi bisa menyimak soal di bawah ini.
Penulis: Tria Agustina | Editor: Tria Agustina
a. Apa, siapa, mengapa, bagaimana, dimana.
b. Apa, mengapa, bagaimana, mengapa, siapa, dimana.
c. Bagaimana, siapa, apa, mengapa, siapa, dimana.
d. Mengapa, apa, siapa, mengapa, bagaimana.
Jawaban: A
8. Karakteristik teks berita yang simuat di media cetak adalah...
a. memuat tautan teks berita lain yang berkaitan dengan informasi yang disajikan
b. teks berita yang disajikan dapat disunting kapan saja dan di mana saja
c. berita disajikan dalam bentuk teks (tulisan) dan gambar (foto)
d. berita disajikan dalam bentik lisan melalui suara suara penyiar berita
Jawaban: C
9. Bagian-bagian yang menyusun teks berita terdiri dari...
a. judul berita - teras berita - isi berita
b. teras berita - judul berita - simpulan
c. orientasi - teras berita- isi berita
d. pembuka - isi - penutup
Jawaban: A
10. Teks berita harus bersifat faktual. Faktual artinya...
a. Berdasarkan kenyataan
b. Bersifat subjektif
c. Berisi ajakan
d. Berdasarkan asumsi yang ada di masyarakat
Jawaban: A
Baca juga: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 SD BAB 3 Kurikulum Merdeka dan Jawaban, Ekspresi Diri Melalui Hobi
11. Bacalah teks berita berikut!
Terkait pertanyaan warganet, Miming juga menyebutkan bahwa awan arcus ini memang cukup potensialn menimbulkan kondisi cuaca buruk. Kondisi cuaca buruk atau ekstrem yang bisa terjadi di antaranya adalah angin kencang serta hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir. Oleh sebab itu, Miming menegaskan kepada masyarakat agar dapat tetep waspada dengan segala potensi yang bisa terjadi itu. Tidak hanya itu, para nelayan juga diingatkan untuk selalu mengantisipasi segala kemungkinan bencana alam yang bisa terjadi.
Berdasarkan teks berita tersebut, unsur kebahasaan yang berupa konjungsi kausalitas adalah...
a. oleh sebab itu
b. disertai
c. bencana alam
d. di antaranya
Jawaban: A
12. Contoh peristiwa yang tidak layak dijadikan berita adalah...
a. anak terjatuh dari sepeda
b. kecelakaan beruntun di Tol Cipularang
c. demonstrasi Aparatur Sipil Negara
d. Indonesia juara olimpiade
Jawaban: A
13. Bacalah teks berita berikut!
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar dalam Masa Pandemi Covid-19. SE tersebut ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 21 Juni 2022.
Informasi dalam kutipan teks berita tersebut adalah...
a. satgas Covid-19 menerbitkan surat edaran tentang protokol kesehatan
b. surat edaran disosialisasikan kepada masyarakat
c. proses penandatanganan surat edaran protokol kesehatan
d. pelaksanaan kegiatan di masa pandemi
Jawaban: A
14. Pernyataan yang tepat tentang teks berita adalah...
a. menjelaskan proses melakukan sesuatu yang disusun secara sistematis
b. berisi informasi aktual dan faktual yang terjadi di masyarakat
c. berfungsi sebagai alat promosi barang atau jasa
d. berisi gambaran objek dengan penggunaan bahasa yang jelas dan rinci
Jawaban: B
15. Langkah pertama dalam menyusun teks berita adalah...
a. menulis teks berita
b. mengumpulkan fakta-fakta
c. mencari sumber berita
d. menentukan judul berita
Jawaban: C
Baca juga: 20 Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Bab 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban, Buku Jendela Dunia
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
16. Apa yang dimaksud teks berita? Serta jelaskan unsur-unsur teks berita?
Jawaban:
Teks berita adalah teks yang berisi kabar terkini tentang sebuah peristiwa yang terjadi di suatu tempat.
17. Sebutkan langkah-langkah menysun teks berita?
Jawaban:
Langkah-langkah menyusun teks berita, yaitu:
1. Mencari sumber berita.
2. Mengumpulkan fakta-fakta
3. Menulis rancangan berita
4. Menyunting
5. Merumuskan judul
18. Sebutkan unsur kebahasaan dalam teks berita?
Jawaban:
Unsur kebahasaan dalam teks berita, yaitu:
1. Kalimat tunggal, kalimat yang hanya memiliki satu klausa
2. Kalimat majemuk, kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih
3. Konjungsi atau kata penghubung bermakna kronologis, seperti kemudian, lalu
4. Konjungsi kausalitas, seperti sebab, karena, oleh sebab itu
5. Kata ganti atau promina yang merujuk pada kata yang dijelaskan, yang bukan merupakan persona
19. Sebutkan cara menghindari berita palsu atau hoask?
Jawaban:
Langkah menghindari berita palsu atau hoask, yaitu:
1. Cari referensi berita serupa dari situs online resmi, lalu bandingkan isinya.
2. Cermati alamat URL situs. Pastikan situs tersebut sudah terverifikasi sebagai situs resmi.
3. Periksa sumber berita dan keberimbangan berita dari beberapa narasumber agar mendapat gambarn yang utuh.
4. Melihat fakta; peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti.
5. Cek keaslian foto dan video, salah satunya dengan memanfaatkan mesin pencarian google. Kalian tinggal meletakkan (drag and drop) gambar di mesin pencarian Google Images yang akan menyajikan gambar-gambar serupa untuk dibandingkan.
6. Berpartisipasilah dalam grup diskusi antihoaks. Dalam gurp ini kalian dapat menanyakan kebenaran suatu berita, sekaligus melihat klarifikasi yang diberikan orang lain.
20. Perhatikan kutipan teks berikut!
Warga Sumsel Diminta Berperan Jaga Kelestarian Warisan Budaya
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 43 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sudah resmi mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia 2021. Tiga di antaranya dari Palembang, yakni makanan khas Burgo, Selendang Munawaroh, hingga tradisi Tepung Tawar Perdamaian.
Tepung Tawar Perdamaian merupakan salah satu tradisi tolak bala yang sudah langka ditemukan di masyarakat Palembang. Padahal tradisi ini sudah ada sejak zaman Palembang bahari atai biasa disebut masyarakat Palembang umumnya dengan Jaman Bingen.
"Kami sangat bersyukur karena sampai saat ini sebanyak 43 Warisan Budaya Tak Benda dari Sumatra Selatan telah mendapat pengakuan dengan dikeluarkannya sertifikat dari Kemendikbud RI," jelas Aufa, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel.
Tuliskan bagian yang menunjukkan teras berita dalam kutipan teks berita tersebut!
Jawaban:
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 43 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sudah resmi mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia 2021. Tiga di antaranya dari Palembang, yakni makanan khas Burgo, Selendang Munawaroh, hingga tradisi Tepung Tawar Perdamaian.
Dapatkan konten pendidikan mata pelajaran lainnya dari Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 dengan klik Di Sini
Dapatkan juga berita penting dan informasi menarik lainnya dengan mengklik Google News
latihan
soal
Bahasa Indonesia
kelas 7 SMP
BAB 4
semester 2
Kurikulum Merdeka
Aksi Nyata Para Pelindung Bumi
kunci jawaban
Kunci Jawaban Matematika Tingkat Lanjut Kelas 11 SMA Halaman 8 Kurikulum Merdeka, Mari Mencoba 1.1 |
![]() |
---|
Latihan Soal PTS/STS/UTS Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTsN Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
Kunci Jawaban Matematika Kelas 11 SMA Halaman 8-10 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Soal Latihan 1.1 |
![]() |
---|
Soal Materi Pengenalan Pola dan Abstraksi Informatika Kelas 10 SMA, 10 Pilihan Ganda & Kunci Jawaban |
![]() |
---|
15 Latihan Soal PTS/STS/UTS Bahasa Inggris Kelas 10 SMA/MA Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.