Bandit Pecah Kaca di OKUS
Uang Ratusan Juta Bendahara Dispora OKUS Digasak Maling, Begini Tips Supaya Terhindar dari Kejahatan
Baru-baru ini aksi bandit pecah kaca yang beraksi di jalan raya Depan Toko Buah Aira Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua,
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Yandi Triansyah
Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah
SRIPOKU.COM, MUARADUA--Baru-baru ini aksi bandit pecah kaca yang beraksi di jalan raya Depan Toko Buah Aira Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan menghebohkan masyarakat setempat.
Pelaku yang terekam kamera CCTV tersebut berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah yang baru saja dicairkan oleh SN (41), pejabat selaku Bendahara Dispora Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
Alhasil, Kasus inipun menjadi atensi Kepolisian Polres OKU Selatan dalam mengungkap pelaku yang saat ini tengah dalam lidik usai mengumpulkan keterangan korban saksi-saksi dan hingga oleh tempat kejadian perkara (TKP).
Terhadap hal ini, Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyo Dwi Nugroho SIK, MH melalui Kasatreskrim AKB Biladi Ostin S.Kom, SIK, MH meminta masyarakat untuk waspada terhadap tindak kejahatan yang dapat terjadi dimana pun dan kapanpun.
Bahkan Dikatakannya, Jika mengambil uang dalam besaran yang banyak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan demi keamanan dengan memberikan tips-tips pencegahan kepada masyrakat.
"Kita sarankan pada masyarakat, jika mengambil uang dalam jumlah banyak Pertama koordinasi sama pihak bank jika memungkinkan dilakukan di dalam satu ruangan,"katanya, Senin (25/12).
Kemudian, sambungnya, diharapkan masyarakat untuk tidak sendirian saat membawa uang tersebut, yang direkomendasikan untuk berkoordinasi dengan Polsek terdekat.
"Bisa berkoordinasi langsung dengan polsek terdekat, untuk pengawalan, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ,"tambahnya.
Menurutnya, yang terpenting bagi masyarakat untuk tetap waspada, mengingat pelaku tindak kejahatan tak bisa diprediksi."Pada saat membawa uang selalu waspada karena pelaku kejahatan itu tidak ada ciri-ciri khusus.
Kemudian, ia menghimbau saat berkendara membawa uang dalam jumlah yang tidak sedikit untuk diupayakan tidak berhenti atau parkir terkecuali terdapat kepentingan mendesak.
"Kalaupun pun parkir ada kepentingan usahakan selalu di bawa uangnya, tapi yang terpenting usahakan minta pengawalan dari kepolisian atau security pihak bank," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bandit-pecah-kaca-menggasak-uang-tunai-kantor-Dispora.jpg)