Berita Viral

Zhafirah Zarim Febrina Meninggal Usai 13 Hari Dirawat, Korban Erupsi Marapi Luka Bakar 70 Persen

Zhafirah Zarim Febrina Korban Erupsi Marapi Meninggal Usai 13 Hari Dirawat, Ife Luka Bakar 70 Persen

|
Editor: Fadhila Rahma
Kolase/Sripoku.com
Zhafirah Zarim Febrin Meninggal Usai 13 Hari Dirawat, Korban Erupsi Marapi Luka Bakar 70 Persen 

SRIPOKU.COM - Zhafirah Zarim Febrina korban erupsi gunung Marapi meninggal dunia usai dirawat 13 hari pasca kejadian.

Ife dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar berat 70 persen.

Zhafirah Zarim Febrina yang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Minggu (17/12/2023) sekitar pukul 17.50 WIB.

Perjuangan Zhafirah untuk bertahan hidup sempat viral.

Ia viral karena videonya minta tolong saat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat.

Kini dengan kepergian Zhafirah, korban meninggal dunia bertambah menjadi 24 orang akibat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat.

Sosok Zhafirah Mahasiswi Korban Erupsi Gunung Marapi, Atlet Silat, Baru Pertama Kali Daki Gunung
Sosok Zhafirah Mahasiswi Korban Erupsi Gunung Marapi, Atlet Silat, Baru Pertama Kali Daki Gunung (IST)

Zhafirah sempat tenar karena videonya meminta tolong yang dikirim kepada ibunya menjadi viral.

Saat mengirim video itu, Zhafirah dalam kondisi terluka parah dengan tubuh dipenuhi abu vulkanik gunung.

Lalu pada Senin (4/12/2023) Zhafirah berhasil ditemukan dalam kondisi hidup lalu dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

"Benar. Tadi meninggal dunia sekitar pukul 17.50 WIB," kata Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas yang dihubungi Kompas.com, Minggu (17/12/2023).

Dovy menyebutkan Zhafirah dirawat di RSUP M Djamil sejak tanggal 4 Desember setelah dirujuk ke RSUP M Djamil akibat luka bakar yang dideritanya.

"Terakhir dirawat di ICU dengan luka bakar berat 70 persen," jelas Dovy.

Sementara Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri juga membenarkan mahasiswinya itu menghembuskan nafas terakhir.

"Kami atas nama keluarga besar Politeknik Negeri Padang mengucapkan belasungkawa semoga amal ibadahnya diterima dan segala kesalahannya dimaafkan," kata Surfa.

Surfa menyebutkan secara total ada 9 mahasiswanya yang wafat akibat erupsi Gunung Marapi tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved