Berita Sriwijaya FC

Dibongkar Asistennya Jadi Penyebab Kesalahan Pramusim Sriwijaya FC, Coach Yoyo Terkejut 

Mantan Pelatih Sriwijaya FC Coach Yoyo mengaku terkejut disebut penyebab kesalahan Pramusim Laskar Wong Kito 2023 lalu.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
MO SRIWIJAYA FC
Mantan pelatih kepala Sriwijaya FC, Muhammad Yusup Prasetyo yang akrab disapa Coach Yoyo 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan Pelatih Kepala Sriwijaya FC Muhammad Yusup Prasetiyo mengaku terkejut dipermalukan menjadi bahan pembicaraan rekan-rekannya sesama pelatih para peserta Program khusus kepelatihan AFC Pro Diploma Modul ke-6 ASIOP Training Ground Sentul Bogor 3-13 November 2023.


Pasalnya pelatih yang akrab disapa Coach Yoyo ini masuk dalam pemberitaan menjadi penyebab kesalahan Pramusim Sriwijaya FC yang diungkapkan pelatih fisik Laskar Wong Kito Dino Sefriyanto.
 
"Siapapun berhak mengatakan dan berkomentar apapun tentang saya. Satu hal yang paling penting adalah saya sangat respek terhadap mereka. Untuk saya pribadi, mereka (staff pelatih Sriwijaya FC) orang yang sangat baik yang pernah bekerja membantu saya selama di tim. Doa yang terbaik, dan sukses mengiringi perjalanan hidup mereka kedepannya," tulis Coach Yoyo kepada Sripoku.com, Jumat (8/12/2023) malam.

Pelatih Fisik Sriwijaya FC Coach Dino Sefriyanto menjalankan program latihan fisik kepada pemain di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Selasa (5/12/2023) sore. Mantan head coach Yoyo
Pelatih Fisik Sriwijaya FC Coach Dino Sefriyanto menjalankan program latihan fisik kepada pemain di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Selasa (5/12/2023) sore. Mantan head coach Yoyo (KOLASE/MO SRIWIJAYA FC/SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Baca juga: Suporter Sriwijaya FC Kembali Tuntut Disegerakan RUPS PT SOM, Isi Jabatan Presiden SFC


Yoyo pelatih kelahiran Tangerang Selatan Banten, 21 April 1990 ini menjalani program khusus kepelatihan AFC Pro Diploma Modul ke-6 ASIOP Training Ground Sentul Bogor ini bersamaan dengan pelatih Sriwijaya FC yang sekarang, Hendri Susilo.


Kemudian ada  beberapa nama pelatih tanah air lainnya. Antara lain mantan pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi alias Mas Kas (pelatih PSIM) yang akan menjalani materi modul keenam, berupa tes, ujian praktek, dan teori.


Lalu juga ada coach Miftahudin dari PSMS Medan, Rasiman, eks Nusantara United FC, Jafri Sastra PSKC Cimahi, I Putu Gede pelatih Persikab, Imran Nahumarury, pelatih Malut United FC.

 

Dalam pemberitaan yang membuat Coach Yoyo terkejut, pelatih fisik Sriwijaya FC Dino Sefriyanto blak-blakan membuka telah terjadi kesalahan program latihan yang dilakukan pada pramusim kompetisi Liga 2 2023/2024 lalu.

 

"Waktu saya pegang fisik Persik selalu papan atas terus karena di pramusim latihan fisik tanpa bolanya kiuat sebelum holistik. Kemarin mau mulai musim kompetisi 2023 ini tdak kita lakukan karena filosofi pelatih Sriwijaya FC terdahulu beda dan ternyata belum bisa mengena di Indonesia," ungkap Coach Dino. 

 

Ia mengatakan semenjak Sriwijaya FC ditangani Head Coach Hendri Susilo evaluasi salah satunya basic kondisi fisik. Karena diakui di zaman pelatih terdahulu pressesionnya tidak ada melatih fisik secara basic.


Dino menyebut pemain Eropa berbeda dengan Indonesia. Pemain Indonesia harus terus dilatih basic fisiknya di pramusim bersama-sama. Karena kalau di Eropa mereka punya personal trainer kontrak jangka panjang. Mereka sudah di atas rata-rata orang Asia. Argo sistem primer, sekundernya beda. 

 

"Karena saya belajar di fisiologi. Lima tahun saya kuliah di Sport Conditioning, saya juga mantan atlet," ujar Dino..


Terbukti tim-tim yang papan atas Piala Dunia U17 tingkat kardionya sangat tinggi 65 sampai 70, padahal usianya 17 tahun. Jadi wajar saja Jerman juara. Prancis level atas. Ada lagi Mali. Dan latihan fisiknya pun dikombine holistik dan tanpa bola.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved