Cleaning Service Tewas di Gresik
Sebelum Tewas Dibunuh, Tetangga Sempat Lihat Cleaning Service di Gresik Bawa Teman Pria ke Rumah
Menurut dia, AS keluar rumah saat berangkat kerja lantas pulang ke rumah langsung menutup pagar lalu digembok.
SRIPOKU.COM - Pengakuan tetangga AS seorang cleaning service yang tewas dengan kondisi pisau masih menancap di mulut korban.
Peristiwa dugaan pembunuhan itu terjadi di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (28/11/2023) pagi.
Sebelum pria berusia 30 tahun itu ditemukan tewas, tetangga sempat melihat korban pulang bersama teman pria.
Subakir tetangga korban mengungkapkan, dua hari sebelum ditemukan tewas, ia melihat korban bersama teman prianya di dalam rumah.
Subakir mengaku korban memang sering membawa teman pria ke rumahnya. AS diketahui memang tinggal sendirian di rumah kaplingan ukuran 6x10 meter.
"Dia (korban) jarang bersosialisasi dengan tetangga," kata dia.
Menurut dia, AS keluar rumah saat berangkat kerja lantas pulang ke rumah langsung menutup pagar lalu digembok.
• Misteri Kematian Cleaning Service di Gresik, Pisau Masih Menancap di Mulut Korban
"Pagar rumahnya tinggi dan warna hitam," kata dia.
Kondisi rumah korban memang relatif sepi. AS hanya memiliki tiga tetangga berdampingan.
Selebihnya tanah kosong, kemudian jarak rumah AS dengan jalan raya lebih kurang empat kilometer.
"Kalau masuk rumah juga korban juga pakai helm teropong jadi tidak kelihatan wajahnya," kata dia.
Sampai saat ini dia tidak pernah mendengar ramai-ramai atau suara lagi bertengkar dari rumah korban.
Namun diakuinya beberapa temannya juga ada yang pernah menginap di rumah korban.
"Kadang ada temannya itu yang pakai tatto," kata dia.
Hingga akhirnya pada Selasa (28/11/2023) dinihari, pintu rumah Subakir diketuk oleh saudara korban yang melihat kondisi korban meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cleaning-service-tewas.jpg)