Berita Empat Lawang
Cughop Ayek Kelat Desa Sawah, Objek Wisata Air Terjun Belerang di Empat Lawang Sumsel
Air terjun ini tergolong baru dan belum banyak yang tahu padahal lokasi air terjun ini berada di pingir perkebunan warga.
SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG -- Jika sebelumnya ada air terjun dengan nama Cughop Ayek Kelat di Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang, maka di Desa Sawah juga ada air terjun dengan nama yang sama.
Objek wisata tersebut adalah Air Terjun Kelat Desa Sawah atau lebih dikenal dengan nama Cughop Ayek Kelat Duson Sawah oleh warga di sekitar lokasi.
Air terjun ini, jika dicicipi atau dirasakan dengan menggunakan lidah, maka akan terasa adanya perpaduan rasa asam, pahit hingga asin karena memang mengandung belerang.
Dijelaskan Riki Abdiansyah selaku Ketua LPA Desa Sawah, nnama air terjun ini diambil dari nama aliran sungai air terjun ini sendiri, yaitu Sungai Kelat atau Ayek Kelat.
“Sedikit mengenai Sungai Kelat yang memang salah satu sungai yang bermata air di lereng Gunung Dempo dan juga memiliki kandungan zat sulfur atau belerang, sama seperti Sungai Degian,” katanya, Minggu (26/11/2023) kepada wartawan.
Sambung Riki, serupa di 2 sungai ini sejak dulu memang tidak ada kehidupan air yang bisa hidup atau bertahan di sungai tersebut.
“Yang membedakan keduanya hanya posisi mata air dan muaranya"
"Jika Sungai Degian bermura di Sungai Lintang, Sungai Kelat bermuranya di Sungai Bayau, hingga kemudian juga ke Sungai Lintang di Gunung Meraksa Lama,” jelasnya.
Ketinggian air terjun ini, menurutnya, hanya berkisar sekitar 10 meter daa untuk akses menunju air terjun ini bisa dilalui kendaraan sepeda motor atau mobil trail.
“Sekitar setengah jam dan lanjut berjalan kaki sekitar 10 menit menuju lokasi air terjun, akses dan lokasi parkirnya sama seperti saat menuju Air Terjun Raja Bayau,” ungkap Riki.
Selain itu menurutnya air terjun ini tergolong baru dan belum banyak yang tahu padahal lokasi air terjun ini berada di pingir perkebunan warga.
“Entah apa yang menjadi penyebab air terjun ini belum banyak diketahui meskipun air terjun ini telah diketahui cukup lama."
"Ada kemungkinan belum banyak orang yangg mengunjungi air terjun ini."
"Hanya ada beberapa saja dan itupun bukan wistawan,” ujarnya.
Terakhir Riki menambahkan, meski begitu ia dan timnya akan terus berupaya untuk mengenalkan seluruh potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Empat Lawang.
“Mau seperti apapun wujud dan rupanya, meskipun terjelek sekalipun, bagi kami jika itu di Empat Lawang maka tempat itu adalah alam yang indah,” tandasnya. (Sahri Romadhon)
===
Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Air-Terjun-Kelat-Desa-Sawah-Kecamatan-Muara-Pinang-Minggu-26112023.jpg)