Wanita Diteror Order Fiktif Ojol

Sosok Alyani Syifa, Wanita yang Diteror Order Fiktif Usai Tolak Cinta Rugi Rp1,3 Juta

Alyani Syifa yang baru berusia 21 tahun sendiri mendapat teror order fiktik ojol diduga karena menolak cinta dari seorang pria bernama Wahyu.

Penulis: Muhammad Naufal Falah | Editor: Odi Aria
Kolase Kompas.com dan TribunnewsBogor.com
Alyani Syifa rupanya sering menerima uang transferan dari pria yang menerornya dengan orderan fiktif ojol. 

"Enggak ada hubungan, saya juga sudah tegaskan ke dia berkali-kali," tutur dia.

Celakanya, Alyani pun berani mengirimkan alamat lengkap kepada Wahyu setelah beberapa bulan kenal.

Belum lagi, Alyani mundur perlahan-lahan dengan tidak menggubris setelah mengetahui sifat Wahyu yang temperamen pendek.

Namun nahas teror order fiktif yang menerpanya terjadi karena Wahyu tahu Alyani sedang dekat dengan lelaki lain.

"Itu karena setelah dia tahu, dia enggak terima saya jalan dengan (pria) lain. Dia bilang bakal nge-order terus-terusan, dan dia bilang mau ngerjain saya kalau seumpama dia sudah kecewa dengan saya," ungkap dia.

Akibat ulah Wahyu, Alyani pun harus ganti rugi kepada para ojol hingga lebih dari Rp 1 juta untuk pesanan makanan online itu.

"Total 22 orderan, yang sudah dibayar itu dari tanggal 21 November sekitar Rp 1 juta lebih. Orderannya ada antar makanan dari soto, pizza, Richeese, Gofood Mako," kata dia.

Jalan dengan Pria Lain, Wahyu Sakit Hati dengan Alyani

Sebelum teror order fiktif itu terjadi, Wahyu sekonyong-konyong mendatang rumah Alyani Syifa untuk meminta maaf.

Kedatangan Wahyu yang jauh-jauh dari Semarang, Jawa Tengah itu terjadi pada Minggu (19/11/2023).

"Dia tiba-tiba ke rumah saya di tanggal 19 untuk meminta maaf dan saya hargai," kata Alyani kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (23/11/2023).

Pria Teror Wanita Kirim Ojol Makan Fiktif Usai Cinta Ditolak, Ngaku TNI Padahal Satpam (instagram/infodepok_id)
Pria Teror Wanita Kirim Ojol Makan Fiktif Usai Cinta Ditolak, Ngaku TNI Padahal Satpam (instagram/infodepok_id) ()

Alyani merasa risih dengan kedatangan Wahyu karena memilih untuk menjaga jarak.

"Saya tidak mengabaikan, hanya saja tidak pernah merespon dia kalau dia mau dekat dengan saya," jelasnya.

Saat mendatangi rumah, Wahyu mengakui kepada Alyani sebagai Anggota TNI.

Nyatanya, Wahyu hanya seorang petugas keamanan (security) setelah Alyani melacak nomor kontak melalui aplikasi khusus.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved